Selasa 13 April 2021, 06:58 WIB

Singapura Bisa Jadi Contoh Tekan Covid-19

Siswantini Suryandari | Humaniora
Singapura Bisa Jadi Contoh Tekan Covid-19

AFP/Roslan RAHMAN
Singapura mampu menekan kasus covid-19 hingga rendah karena regulasi ketat kepada seluruh pendatang dan warga.

 

LARANGAN mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk memutus mata rantai covid-19 mendapat dukungan banyak pihak termasuk Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) Hasnaeni. Selain larangan mudik, aturan yang ketat harus ditegakkan agar Indonesia bisa menuju zero covid-19 seperti dialami Singapura saat ini.

"Terkait larangan mudik, apa yang diputuskan dan dilakukan pemerintah itu sangat baik. Karena untuk mencegah meningkatnya kasus Covid-19," kata Hasnaeni dalam  keterangan tertulis, Selasa (13/4).  

Ia menyarankan pemerintah Indonesia mencontoh kebijakan penanganan korona di Singapura yang memiliki kasus covid-19 tergolong rendah.

"Setiap hari saya memperhatikan day to day, saya hampir dua bulan di Singapura, dan saya bicara dengan Pak Dubes melihat tren Covid-19 itu hampir zero. Paling kasus itu satu, nol, satu, nol. Hampir day to day itu zero covid," ujar Hasnaeni. 

Kondisi itu terjadi, menurut dia, lantaran pemerintah Singapura tegas dalam implementasi kebijakan penanganan pandemi. Misalnya aturan mengenai kedatangan pelancong ke negara itu. 

"Saya merasakan sendiri ke Singapura saja, tidak terkecuali menteri, siapa pun itu orangnya, tetap mengikuti karantina empat belas hari. Setelah itu orang bebas mau kemana saja," terangnya. 
 
Hasnaeni juga meminta pemerintah memiliki data kasus Covid-19 yang terintegrasi. Data tersebut di-update terus menerus, sesuai perkembangan di lapangan. Sehingga, upaya mengatasi penularan korona bisa terskema. 

baca juga: Singaporeimagine, Tatanan Baru Menikmati Singapura 

"Pesan saya kepada pemerintah, data kita harus terintegrasi, tidak boleh putus. Kalau kita ingin menyelesaikan masalah Covid yang ada di Republik Indonesia. Ketika kita tidak melakukan hal demikian, tidak akan selesai masalah Covid-19. Karena luar biasa zona Covid-19 kita  tiap hari. Dan kejadiannya luar biasa," pungkasnya. (OL-3)

Baca Juga

traveloka.com

Staycation jadi Alternatif Liburan yang Diminati

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Mei 2021, 23:35 WIB
Kebijakan larangan mudik untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 membuat masyarakat tak bisa leluasa pulang kampung, tapi staycation...
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Pemkab Garut Libatkan LIPI untuk Kaji Pengelolaan Situ Bagendit

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 06 Mei 2021, 23:35 WIB
Akan dilakukan tender setelah Pemkab Garut membuat kajian terlebih dahulu dengan...
MI/ M Yakub

Gus Miftah: Jangan Ikut-ikutan Pendapat Orang yang Sok Ahli

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 06 Mei 2021, 21:39 WIB
Pemeluk agama harus menyatakan ajaran agamanya masing-masing adalah benar. Tapi tak boleh menyalahkan agama orang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Citarum Mulai Harum

  Sudah tiga tahun Sungai Citarum dikeroyok. Sampah mulai berkurang, air terlihat lebih bersih.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya