Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Covid-19 jauh lebih berbahaya menyerang orang dengan kondisi kesehatan yang kurang baik, terlebih mempunyai penyakit bawaan atau komorbid.
PANDEMI virus korona atau Covid-19 telah merebah lebih dari setah di Tanah Air. Beriringan dengan upaya pencegahan Covid-19 melalui vaksinasi nasional, tes diagnosa Covid-19 juga tetap dilaksanakan.
Saat ini sudah banyak sekali metode screening Covid-19, dari rapidtest Antigen, PCR swab, hingga Genose-19 yang paling baru.
Akan tetapi, kecemasan masyarakat akan Covid-19 membuat mereka berpikir sudah cukup untuk melakukan tes screening Covid-19 dan vaksin saja.
Padahal hal utama yang diserang virus ini adalah kesehatan mereka sendiri. Di sinilah sebenarnya peran pemeriksaan kesehatan dibutuhkan untuk menilai risiko terhadap kesehatan.
Dalam keterangan kepada media, Kamis (8/4), dr. Restu Natasya mengungkapkan pemeriksaan swab PCR sejatinya digunakan untuk mengonfirmasi status pasien apakah positif atau negatif Covid19.
“Untuk status kesehatan sendiri sebaiknya diperiksa menyeluruh melalui Medical Check Up secara berkala,” kata dr.Restu dari Klinik Medika Plaza, Jakarta.
"Selama kita mengetahui kondisi kesehatan diri sendiri, kita dapat mengetahui cara yang tepat untuk menangani penyakit atau mengambil tindakan preventif. Apalagi pada kasus Covid-19, faktanya banyak sekali pasien Covid-19 yang tidak mengetahui mereka memiliki penyakit komorbid," ucapnya.
Fakta, menurut dr.Restu, Covid-19 jauh lebih berbahaya menyerang orang dengan kondisi kesehatan yang kurang baik, terlebih mempunyai penyakit bawaan atau komorbid.
“Oleh karena itu, medical check up justru sangat dibutuhkan di masa-masa masyarakat sensitif akan kesehatannya seperti pandemi ini,” jelasnya.
Menurut dr.Restu, dengan rutin melakukan medical check up untuk diri sendiri dan keluarga minimal 1 tahun sekali, kemungkinan adanya penyakit yang dapat menyerang tubuh bisa dicegah sedini mungkin sebelum kondisinya semakin parah.
“Diagnosa penyakit yang tepat dan pengobatan yang sesuai akan sangat membantu dalam penanggulangan penyakit,” jelasnya.
Di sejumlah pusat layanan kesehatan termasuk Medika Plaza yang saat ini melayani screening Covid-19, juga mempunyai layanan pemeriksaan kesehatan atau medical check up.
Ia menyarankan untuk medical check up sebaiknya memiliki pelayanan kesehatan yang berpengalaman bertahun-tahun di bidang occupational health & safety (kesehatan dan keselamatan kerja). (RO/OL-09)
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
MEDIAINDONESIA.COM, 8 Februari 2026, menurunkan berita berjudul ‘Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini’.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Kemenkes menegaskan rumah sakit tidak boleh menolak pasien peserta PBI dengan status JKN nonaktif sementara hingga tiga bulan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Saat ini, fasilitas kesehatan maupun SDM kesehatan di Indonesia sudah sangat baik dan tidak kalah dengan rumah sakit di Malaysia maupun Singapura.
Biaya pengobatan di Penang, termasuk tindakan medis serius, seringkali lebih terjangkau daripada RS swasta premium di Indonesia.
Penelitian University of Leeds terhadap 1.832 pasien menunjukkan bahwa kenyamanan selama perawatan memiliki korelasi positif terhadap proses pemulihan pasien.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved