Rabu 07 April 2021, 09:31 WIB

Biaya Haji 2021 masih Dibahas Panja

Siswantini Suryandari | Humaniora
Biaya Haji 2021 masih Dibahas Panja

MI/Dok Kemenag RI
Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi H Dasir

 

PLT Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Khoirizi H Dasir menegaskan bahwa Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1442 H/2021 M belum ditetapkan.

"Belum ada ketetapan. Biaya haji tahun ini masih dibahas secara intensif oleh Panja Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR," tegas Khoirizi di Jakarta, Rabu (7/4/2021).

Dikatakan Khoirizi, pembahasan biaya haji masuk dalam tahapan persiapan dan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji di masa pandemi. Pembahasan dilakukan sembari menunggu informasi resmi terkait kepastian kuota pemberangkatan jemaah haji tahun ini dari Arab Saudi. Karena itu, pembahasan biaya haji dilakukan dengan asumsi-asumsi kuota sesuai dengan skenario yang telah dirumuskan.

"Karena belum ada kepastian kuota, maka pembahasan biaya haji berbasis pada skenario yang bersifat asumtif, mulai dari kuota 30%, 25%, 20%, bahkan hingga hanya 5%," urai Khoirizi.

Disinggung soal kemungkinan ada kenaikan, Khoirizi menjelaskan bahwa kemungkinan itu ada. Setidaknya ada tiga faktor yang memengaruhi, yaitu: kenaikan kurs Dollar, kenaikan pajak dari 5% menjadi 15%, serta keharusan penerapan protokol kesehatan.

"Haji di masa pandemi mengharuskan pemeriksaan swab, jaga jarak dan pembatasan kapasitas kamar, juga ada karantina dan lainnya. Itu semua tentu berdampak pada biaya haji," ujarnya.

baca juga: Pertengahan Ramadan Kemenag Bahas Manasik Haji di Masa Pandemi

Khoirizi menegaskan, pihaknya bersama Komisi VIII terus berupaya mempersiapkan layanan terbaik untuk jemaah. Misalnya, untuk mengurangi mobilitas, tahun ini rencananya konsumsi akan diberikan tiga kali sehari. Sehingga, jemaah tidak perlu keluar untuk mencari makanan.

"Kemenag bersama Komisi VIII terus berusaha untuk semaksimal mungkin, kalaupun ada kenaikan biaya haji, hal itu tidak memberatkan jemaah," tandasnya. (RO/OL-3)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Pengembangan Web Sekolah Harus Perhatikan Faktor Aman, Informatif, dan Menarik

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 21:15 WIB
“Web sekolah ini merupakan sarana penting untuk menginformasikan secara cepat, akurat, simple, murah, akuntabel, dan berdaya jangkau...
ANTARA FOTO/Fransisco Carolio

Efikasi Moderna Stabil 94% Hingga 4-6 bulan usai Dosis Kedua

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 19:51 WIB
Pfizer dan BioNTech, pekan lalu yang mengatakan efikasi vaksin mereka turun menjadi sekitar 84 persen enam bulan setelah suntikan...
Antara

Negara Bertanggung Jawab terhadap Anak yang Ditinggal Orang Tua

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Kamis 05 Agustus 2021, 19:18 WIB
Pandemi telah menimbulkan sejumlah kasus keterpisahan anak. Baik karena orang tua isolasi mandiri dan dirawat karena terpapar covid-19,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kelola Sampah Makanan Kurangi Efek Gas Rumah Kaca

INDONESIA merupakan negara penghasil sampah makanan terbanyak kedua di dunia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya