Selasa 06 April 2021, 15:05 WIB

Optimalkan Kelembagaan Baznas, DPR Dukung Penguatan Regulasi

mediaindonesia.com | Humaniora
Optimalkan Kelembagaan Baznas, DPR Dukung Penguatan Regulasi

Ist/DPR
Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto.

 

DPR RI mendukung upaya optimalisasi kelembagaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui penguatan regulasi.

Hal itu dikemukakan Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto, pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zakat 2021 di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Senin (5/4/2021).

“Saya mendukung pentingnya penguatan regulasi untuk Baznas. Oleh karena itu, sebelum ada Rakornas Zakat, saya sudah mengusulkan hak inisiatif untuk merevisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat yang sudah masuk di Program Legislasi Nasional atau Prolegnas,” ujar Yandri Susanto, saat menyampaikan materi presentasi berjudul “Urgensi Penguatan Kelembagaan Baznas dalam Pengelolaan Zakat Nasional”.

Penguatan regulasi melalui revisi UU Pengelolaan Zakat, tutur dia, bertujuan untuk memperkuat kelembagaan Baznas. "Ini dilakukan setelah Komisi VIII DPR selesai membahas dan merevisi UU Kebencanaan dan UU Lanjut Usia (Lansia). Setelah itu, lanjut merevisi UU Pengelolaan Zakat," ujar Yandri.

Pada acara yang dibuka Wakil Presiden RI, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin itu, Yandri juga menyokong penguatan kelembagaan Baznas melalui optimalisasi anggaran operasional dari alokasi dana APBN.

“Komisi VIII DPR seratus persen mendukung tambahan anggaran Baznas yang diajukan oleh Pak Profesor Noor Achmad (Ketua Baznas). Kami tidak ada kata menolak. Dosa kalau kami menolak,” ucap Yandri.

Menurut dia, Komisi VIII DPR juga berkomitmen mendorong sosialisasi Baznas tentang zakat agar tingkat literasi masyarakat semakin mantap.

"Begitu penting lembaga Baznas ini, seperti disampaikan Wakil Presiden Pak Kiai Ma'ruf Amin saat pembukaan rakornas. Dalam Al-Quran juga tegas disebut panitia atau amil zakat. Karena itu, Komisi VIII DPR mendukung Baznas menjadi lembaga 'Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat'," kata Yandri. 

Dengan penguatan kelembagaan dan anggaran operasional Baznas, ia meyakini upaya menghimpun potensi zakat sebesar Rp 300 triliun akan bisa tercapai. 
 
Sementara itu, Ketua Baznas, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto, atas dukungan dan upaya optimalisasi peran Baznas melalui penguatan regulasi dan penambahan anggaran operasional dari APBN.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tinggi dari Baznas untuk Ketua dan Pimpinan serta segenap jajaran Komisi VIII DPR atas dukungan dan upaya optimalisasi peran Baznas melalui penguatan regulasi. Semoga bisa mendorong BAZNAS menjadi ‘Pilihan Pertama Pembayar Zakat, Lembaga Utama Menyejahterakan Umat’,” kata Prof. Noor Achmad.

Ketua Baznas memaparkan, Rakornas Zakat 2021 yang berlangsung selama tiga hari, dihadiri 25 peserta dari Baznas pusat, 130 Pimpinan Baznas provinsi se-Indonesia dan para pejabat negara seperti Menko PMK, Menko Polhukam, Menko Perekonomian, Menteri Agama, Panglima TNI, Kapolri, Gubernur BI, Ketua dan Pimpinan Komisi VIII DPR, mitra Baznas dan berbagai pihak yang tak bisa disebutkan satu per satu.

“Hajatan akbar ini menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, dengan melibatkan Satgas Covid-19 dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), layanan tes antigen oleh tim Rumah Sehat Baznas (RSB), serta perizinan dari pihak berwenang,” ujar Kiai Noor Achmad. (RO/OL-09)

Baca Juga

MI/Palce Amalo

Balai POM NTT Uji Sampel Takjil

👤PO/H-2 🕔Jumat 23 April 2021, 05:30 WIB
BALAI Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan uji terhadap puluhan sampel takjil untuk berbuka puasa,...
Dok. Ist

Bayar Zakat secara Digital Tetap Sah

👤Ant/H-2 🕔Jumat 23 April 2021, 05:25 WIB
ZAKAT adalah kewajiban untuk semua umat muslim yang punya kemampuan, berasal dari harta yang halal dan memiliki ukuran tertentu serta waktu...
MI/Seno

Mengenal Alam Mitsal

👤Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal 🕔Jumat 23 April 2021, 05:20 WIB
Kekuatan apa yang dimiliki Nabi sehingga bisa mendengarkan dan memahami sesuatu yang menurut orang lain itu wilayah alam gaib? Apakah hanya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perburuan Gelar belum Usai

 Ancaman diskualifikasi dihindari karena tim yang tersisa urung ikut Liga Super Eropa

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya