Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
JURU bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan jika Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sedang menggarap surat edaran (SE) untuk vaksinasi covid-19 warga lanjut usia (lansia). SE itu bakal memudahkan lansia mengakses vaksin covid-19.
"Kemenkes tengah mempersiapkan surat edaran agar warga lansia dapat memperoleh vaksin di lokasi terdekat dari tempat tinggalnya," kata Wiku dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/3).
Wiku mafhum lansia relatif memiliki keterbatasan untuk bermobilitas. Sehingga pemerintah berupaya memudahkan lansia untuk disuntik vaksin covid-19.
"Dengan demikian para lansia tidak harus mengantre dan bepergian jauh sampai ke fasilitas kesehatan," papar dia.
Wiku mencontohkan saat ini ada layanan vaksinasi lantatur atau drive thru di Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Fasilitas itu merupakan kerja sama antara Kemenkes, Halodoc, dan Gojek.
Baca juga: 1.007 Lansia Sudah Divaksin di RSUD Tanjung Priok
Lansia dengan kartu tanpa penduduk (KTP) DKI Jakarta tinggal mendaftarkan diri melalui aplikasi Halodoc. Kemudian lansia bakal menerima jadwal vaksinasi dan disuntik secara gratis.
"Melalui layanan vaksinasi drive thru, jumlah antrean lansia di fasilitas kesehatan akan berkurang dan mempermudah para lansia," ungkap Wiku.
Wiku menegaskan tujuan program tersebut untuk memperluas cakupan vaksinasi. Program itu bukan untuk mencari keuntungan.
"Perlu diingat kerja sama yang dijalin dengan Halodoc dan Gojek bukan merupakan bentuk komersialisasi vaksin covid-19," tutur dia.(OL-5)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved