Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ISU perubahan iklim merupakan salah satu tantangan paling besar yang dihadapi umat manusia, saat ini dan juga di masa depan. Dampak perubahan iklim pun semakin dirasakan, oleh karenanya perlu upaya bersama termasuk generasi muda untuk ikut mengendalikan perubahan iklim.
"Perlu keterlibatan kita semua untuk mengendalikan perubahan iklim ini, dan generasi muda bisa jadi bagian dari kampanye pengendalian perubahan iklim," kata Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Herizal dalam keterangan resmi, Kamis (25/2).
Herizal mengatakan, dalam ikhtisar kondisi iklim tahun 2020 (state of climate in 2020) yang dikeluarkan oleh beberapa institusi internasional seperti NOAA, Met Office dan WMO, dinyatakan bahwa suhu global pada 2020 menempati peringkat kedua teratas sebagai tahun terpanas sejak zaman pra industri, sedikit lebih rendah dari suhu global pada 2016, yang saat itu juga dipengaruhi oleh fenomena El Nino ekstrem yang terjadi sejak 2015.
Hal ini merupakan fakta yang mengkhawatirkan, mengingat pada 2020 terdapat kejadian global yang seharusnya memiliki efek perlambatan pada peningkatan suhu global, seperti pengurangan aktivitas manusia yang disebabkan oleh pandemi global dan fenomena La Nina di akhir 2020. Hal ini menunjukkan cepatnya laju pemanasan global yang terjadi selama beberapa tahun terakhir.
Lebih lanjut Herizal menjelaskan, BMKG juga ikut berkontribusi memantau indikator perubahan iklim dan pemanasan global melalui data stasiun Global Atmospheric Watch BMKG di Kototabang Sumatera Barat yang menunjukkan tren peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca yang saat ini tercatat karbon dioksida (CO2) menunjukkan angka 406 ppm. Begitu pula dengan suhu yang setiap tahun rata-rata mengalami kenaikan, selain itu secara fisik dapat dilihat dari berkurangnya secara drastis ketebalan dan luasan tutupan es di puncak Gunung Jayawijaya. Penelitian yang dilakukan Peniliti BMKG pada November 2015 menunjukan tebal es berkurang sekitar 5.26 meter selama periode 2010-2016, dengan rata-rata penyusutan sekitar 1.05 m per tahun.
Pada kesempatan yang sama, PMG Muda Kedeputian Klimatologi BMKG Yesi Christy menunjukkan bahwa dampak peningkatan suhu global adalah peningkatan cuaca dan iklim ekstrem. Lebih dari 90% dari kejadian bencana adalah bencana hidrometeorologi yang didominasi oleh cuaca ekstrem, baik terjadi secara global maupun di Indonesia, seperti banjir, angin kencang, kekeringan ekstrem serta kebakaran hutan dan lahan.
Ia juga menyebutkan ancaman itu berlanjut di masa depan, dimana proyeksi iklim menunjukkan adanya peningkatan jumlah curah hujan maksimum dari Desember-Mei serta proyeksi deret hari kering yang akan semakin panjang terutama periode Juli sampai November.
"Waktu kita sangat singkat sekali dan sudah seharusnya kita lakukan dari sekarang. Ini bukan tanggung jawab pemerintah saja tapi kita semua, perlu adanya kontribusi semua pihak," ujar Yesi.
Analis Perundingan Perubahan Iklim Ditjen PPI Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rizki Maulana mengatakan, dalam Paris Agreement, negara-negara yang menandatanganinya harus berkomitmen untuk menurunkan emisi dan Indonesia berkomitmen sebanyak 29 persen sampai 2030 di sektor energi, limbah, industri, kehutanan, dan pertanian.
Menurut dia, generasi muda bisa berkontribusi dalam pengendalian perubahan iklim. Sebagai individu, bisa berkontribusi hampir disemua sektor meski dalam porsi kecil namun bila diakumulasi dapat berdampak terhadap pengendalian perubahan iklim.
Baca juga : Inilah Kota yang Dinobatkan Paling Toleran se-Indonesia
Sementara itu, Lia Zakiyyah dari Climate Reality Indonesia mengatakan, saat ini merupakan sebuah kondisi darurat yang harus kita perjuangkan bersama, yang sudah diingatkan oleh para ilmuwan sejak tahun 80-an.
Namun menurut dia, belum semua orang punya kesadaran yang sama untuk mengatasi dampak perubahan iklim karena ada tantangan dalam mengkomunikasikan perubahan iklim itu sendiri.
Antara lain, penyebab GRK tidak terlihat sehingga dianggap tidak berbahaya dan dampak yang terjadi seolah-olah jauh dari kehidupan sehari-hari.
Selain itu, aktivitas manusia yang tidak berhubungan langsung dengan alam serta hasil dari aksi perubahan iklim yang butuh waktu dan tidak langsung dirasakan.
Maka untuk mengkomunikasikan perubahan iklim harus disesuaikan dengan audiens terutama generasi milenial yang tidak bisa disamakan dengan generasi sebelumnya sehingga perlu perlakuan khusus.
Bilqis Rulista dari Waste4Change, menyatakan kegiatan manusia yang juga berdampak terhadap perubahan iklim adalah dari limbah karena prosesnya juga menghasilkan emisi GRK, terutama gas methan (CH4).
Sebagian besar pengelolaan sampah masih menerapkan kumpul, angkut, buang. Kondisi ini masih menimbulkan emisi dari proses pengangkutan sampah. Maka alternatif pengelolaan sampah yang dapat dilakukan dengan insenerasi, landfill, daur ulang atau pengomposan.
Amira Hasan dari lembaga edukasi dan juga hiring solution yang berfokus pada pembangunan talent secara profesional dalam bidang data, teknologi dan bisnis IYKRA menyampaikan bahwa pengolahan data sangat penting termasuk dalam pengendalian perubahan iklim.
Amira mengatakan dengan memanfaatkan data dapat mengedukasi masyarakat sehingga semakin tahu dan peduli dan diharapkan dapat berpengaruh pada perubahan iklim. (OL-7)
Amerika Serikat bagian barat daya dilanda gelombang panas prematur yang memecahkan rekor. Phoenix hingga California siaga suhu ekstrem di pertengahan Maret.
Studi terbaru mengungkap suhu panas ekstrem kini membatasi aktivitas fisik manusia, terutama lansia. Simak wilayah yang paling terdampak dan risiko kesehatan yang mengintai.
Penelitian terbaru menunjukkan jamur patogen seperti Aspergillus berpotensi menyebar lebih luas akibat perubahan iklim dan resistensi obat, meningkatkan risiko infeksi pada manusia.
Ekspedisi CEFAS mengungkap rahasia laut dalam Karibia. Ditemukan gunung bawah laut, "blue hole" raksasa, hingga terumbu karang purba yang tak tersentuh perubahan iklim.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Warga awalnya mengira pemuda itu kecapean karena puasa hingga pingsan di jalan, tapi ternyata nekat minum kopi dicamur racun tikus gegara putus cinta sama mantan pacarnya.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Generasi muda perlu ruang untuk kembali merumuskan harapan dan arah masa depan.
Generasi muda, termasuk yang tergabung dalam Karang Taruna, didorong untuk terus terlibat dalam memperkuat sektor ekraf.
Beberapa pemuda terlihat mengacungkan balok dan menghantamkan benda tersebut ke arah mobil yang melintas
PUTUSAN Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 135/PUU-XX/Tahun 2025 yang memisahkan pemilu nasional dan pemilu lokal dinilai berpotensi mengubah peta demokrasi Indonesia secara drastis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved