Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
Kota Salatiga berhasil meraih penghargaan sebagai Kota Paling Toleran se-Indonesia pada tahun 2020 dengan skor 6,717 versi Setara Institute.
Berdasarkan siaran pers penghargaan diserahkan Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Tumpak Haposan Simanjuktak kepada Wakil Wali Kota Salatiga Muh Haris di Jakarta pada Kamis (25/2).
Pada peringkat ke-2 Indeks Kota Toleran se-Indonesia ditempati Kota Singkawang, disusul Kota Manado, Kota Tomohon, Kota Kupang, Kota Surabaya, Kota Ambon, Kota Kediri, Kota Sukabumi, dan Kota Bekasi.
Wali Kota Salatiga Yuliyanto bersyukur atas Penghargaan Kota Paling Toleran untuk kota yang dipimpinnya.
"Alhamdulillah, hari ini Salatiga mendapat predikat sebagai Kota Tertoleran, ini membanggakan tetapi juga menjadi tantangan untuk dipertahankan," katanya.
Menurut dia, faktor pendukung keberhasilan Kota Salatiga mendapat penghargaan sebagai Kota Paling Toleran adalah tidak adanya diskriminasi dalam pembuatan kebijakan, semua forkompinda, masyarakat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat saling bersinergi demi toleransi.
Selain itu, dia juga menyoroti keberhasilan pembangunan ekonomi dan manusia yang menunjang terwujudnya toleransi sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh isu yang memecah belah persatuan.
Wakil Wali Kota Salatiga Muh. Haris usai menerima penghargaan mengatakan bahwa prestasi ini diraih atas kerja sama dan kerja keras semua pihak dan masyarakat di Kota Salatiga.
Dengan demikian, Kota Salatiga mampu mewujudkan kehidupan yang toleran dengan berbagai suku, agama, etnis, dan budaya yang ada di kota ini sehingga bisa disebut sebagai kota miniatur Indonesia yang majemuk.
"Terima kasih kepada Setara Institute atas penghargaan yang luar biasa ini. Kami persembahkan penghargaan ini kepada warga Kota Salatiga yang selalu hidup rukun dan menjunjung tinggi toleransi. Berbagai suku, etnis, agama, dan budaya hidup berdampingan di miniatur mini Indonesia ini, yaitu Kota Salatiga," ujarnya. (Ant/OL-12)
Menteri Agama mengajak umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H/2026 M sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial, toleransi, dan harmoni kebangsaan di tengah perbedaan awal puasa.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Ia mengajak umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Hukum mengucapkan Selamat Natal dari Muslim menurut Islam. Simak dalil Al-Qur’an dan perbedaan pendapat ulama secara lengkap.
Masjid Ramah Pemudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 untuk menghadirkan masjid sebagai ruang layanan publik yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat.
Chico ini mengaku bersyukur dengan pengalaman pendidikannya di sekolah Katolik sejak SD hingga SMP, yang membuatnya memahami betul pentingnya toleransi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved