Kamis 25 Februari 2021, 09:00 WIB

BNPB Telah Kerahkan 9.200 Bahan Semai Operasi Pada TMC Jabodetabek

Atalya Puspa | Humaniora
BNPB Telah Kerahkan 9.200 Bahan Semai Operasi Pada TMC Jabodetabek

MI/ Rudi Kurniawansyah
OPERASI TMC: Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca terjunkan tim untuk laksanakan redistribusi curah hujan di wilayah Jabodetabek, (22/2)

 

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengantisipasi potensi dampak cuaca hujan berintensitas tinggi. Hingga Rabu (24/2), operasi TMC dengan menggunakan dua jenis pesawat telah mendistribusikan bahan semai NaCl mencapai 9.200 kg.

"TMC bertujuan untuk menurunkan hujan ke wilayah yang aman dan jauh dari permukiman penduduk, atau sebelum awan memasuki kawasan padat penduduk, seperti di wilayah Selat Sunda dan Laut Jawa," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam keterangan resmi, Kamis (25/2).

BNPB bekerja sama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan TNI AU serta dukungan Pemerintah DKI Jakarta dan instansi terkait lain melakukan operasi TMC sejak Minggu lalu (21/2).

Adapun, pada Rabu (24/2), sebanyak 2 ribu kg bahan semai NaCl terdistribusi di wilayah perairan barat daya Lampung dan Selat Sunda bagian utara. Sehari sebelumnya, Selasa (23/2), sebanyak 4 ribu kg bahan semai NaCl atau natrium klorida terdistribusi di wilayah pesisir barat Pandeglang dan Selat Sunda serta utara Ujung Kulon, Pandeglang, Lebak bagian barat Ujung Kulon serta Lebak bagian selatan.

Penyemaian awan atau cloud seeding juga dilakukan di atas kawasan pesisir barat Serang dan pesisir timur Lampung. Bahan semai NaCl sebanyak 800 kg ditaburkan di ketinggian 900 kaki pada Minggu lalu (21/2).

Sedangkan pada Senin (22/2), sebanyak 2.400 kg bahan semai didistribusikan di wilayah pesisir barat Teluk Lampung dan Lebak. Penyemaian awan dilakukan pada ketinggian 12.000 kaki. Masih pada hari itu, sebanyak 800 kg NaCl juga disemai di wilayah pesisir barat Pandeglang dan Selat Sunda serta utara Ujung Kulon pada ketinggian 9.500 kaki. "Operasi TMC diinisiasi oleh BNPB untuk penanganan banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada beberapa faktor, antara lain pertumbuhan awan dan arah angin," ujar Raditya.

Untuk diketahui, TMC merupakan pendekatan atau teknik menurunkan hujan dengan menggunakan bahan semai natrium klorida (NaCl) yang diangkut dan ditebarkan ke bibit awan dengan menggunakan pesawat. BNPB menggunakan dua jenis pesawat fixed-wing selama operasi ini berlangsung, yaitu pesawat Casa 212 dan CN-295. Catatan BNPB pada hari ini (24/2), dua pesawat telah melakukan penyemaian awan sebanyak total 6 sorti, dengan rincian CN 295 sebanyak 3 sorti dan Casa 212 sebanyak 3 sorti. "BNPB masih memiliki stok bahan semai yang sewaktu-waktu dapat digunakan. Stok bahan semai mencapai 25.800 kg," imbuhnya.

Sementara itu, pada Selasa (23/2), BMKG merilis bahwa kondisi dinamika atmosfer yang dipicu oleh bibit siklon secara umum cukup signifikan berpengaruh terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Jawa mulai tanggal 23 Februari 2021.

Sedangkan untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), potensi cuaca ekstrem berdampak signifikan diprediksikan dapat terjadi mulai 24-27 Februari 2021. "Kejadian hujan di wilayah Jabodetabek pada periode tersebut perlu diwaspadai terutama pada malam atau dini hari menjelang pagi dengan potensi distribusi hujan dapat terjadi secara merata," pungkasnya.(H-1)

Baca Juga

AFP/Roslan RAHMAN

Singapura Bisa Jadi Contoh Tekan Covid-19

👤Siswantini Suryandari 🕔Selasa 13 April 2021, 06:58 WIB
Selain larangan mudik, aturan yang ketat harus ditegakkan agar Indonesia bisa menuju zero covid-19 seperti dialami Singapura saat...
Ist

Bantuah Artha Graha Peduli ke Kupang Distribusiksn ke Sabu

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 05:20 WIB
Bantuan dari Artha Graha Peduli diterbangkan dengan helikopter milik BNPB dari Maumere ke  Sabu Raijua Kupang pada Sabtu...
ANTARA/OKY LUKMANSYAH

Masyarakat Diminta Jangan Khawatirkan Efikasi Vaksin

👤Budi Ernanto 🕔Selasa 13 April 2021, 04:34 WIB
Pemerintah akan memberikan yang terbaik bagi rakyatnya terkait vaksin...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya