Rabu 13 Januari 2021, 17:58 WIB

Hari ini, 5 Kali Gempa, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Atalya Puspa | Humaniora
Hari ini, 5 Kali Gempa, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Ilustrasi
Gempa bumi

 

Dini hari  hingga Rabu (13/1) sekitar pukul 14.00 WIB, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) mencatat sudah terjadi 5 kali aktivitas gempa signifikan yang guncangannya dirasakan oleh masyarakat terhitung sejak pagi dini hari tadi di wilayah Indonesia . Beberapa gempa signifikan tersebut adalah:

1. Gempa Bangli, Bali magnitudo 3,1 terjadi pukul 00.57.33 WIB. Gempa ini dipicu sesar aktif dengan episenternya berlokasi di darat pada jarak 14 km arah baratlaut Bangli dengan kedalaman 10 km dirasakan di Bangli dan sekitarnya dalam skala intensitas II-III MMI.

2. Gempa Waropen, Papua magnitudo 6,0 terjadi pukul 01.17.39 WIB. Gempa ini dipicu sesar aktif dengan episenter di darat pada jarak 89 km arah utara Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada kedalaman 47 km, dirasakan di Nabire pada skala intensitas II-III MMI.

3. Gempa Pasawaran, Lampung magnitudo 3,4 terjadi pukul 2.54.45 WIB. Gempa ini diduga dipicu Sesar Menanga dengan episenter berlokasi di darat pada jarak 15 km baratdaya Bandar Lampung dengan kedalaman 1 kilometer. Gempa ini dirasakan di wilayah Kecamatan Natar dalam skala intensitas II MMI.

4. Gempa Pasawaran, Lampung yang kedua ini memiliki magnitudo 3,4 terjadi pukul 12.26.20 WIB. Gempa ini diduga juga dipicu Sesar Menanga. Gempa ini dirasakan di wilayah Pasawaran dalam skala intensitas II MMI kedalaman 2 km.

Baca juga : Sekjen MUI: Kita Sudah Divaksinasi Sejak Kecil, tak Perlu Khawatir

5. Gempa Seluma, Bengkulu magnitudo 4,6 terjadi pukul pukul 13.18.22 WIB. Gempa ini dipicu aktivitas subduksi lempeng dengan episenter berlokasi di laut pada jarak 65 km baratdaya Seluma, Bengkulu pada kedalaman 35 kilometer. Gempa ini dirasakan di Seluma dengan skala intensitas III MMI dan Kota Bengkulu dengan Skala Intensitas II MMI.

Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengungkapkan, masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir dengan meningkatnya aktivitas gempa di berbagai wilayah di Indonesia sejak awal Januari 2021, tetapi tetap harus waspada. Beberapa gempa signifikan yang terjadi akhir-akhir ini jaraknya berjauhan dengan sumber gempa dengan kedalaman yang berbeda. Sehingga antar gempa tersebut tidak ada kaitannya.

"Kecuali rentetan gempa yang terjadi di Pasawaran yang diduga aktivitas swarm. Sejak 6 Januari 2021 hingga hari ini BMKG sudah mencatat sebanyak 23 kali gempa," kata Daryono dalam keterangannya, Rabu (13/1).

Ia menyatakan, fenomena rentetan gempa di berbagai wilayah di Indonesia saat ini sebenarnya masih tergolong wajar karena sumber gempa kita memang sangat banyak. Masing-masing sumber gempa memiliki akumulasi stress sendiri-sendiri dan memiliki saat rilis energi gempa sendiri-sendiri.

"Kita memiliki banyak sumber gempa, dengan rincian 13 segmentasi megathrust dan lebih dari 295 sumber gempa sesar aktif, sehingga wajar jika sering gempa," ungkapnya.

Ia mengimbau, masyarakat tidak perlu panik dengan aktivitas gempa yang terjadi, karena aktivitas gempa tidak bisa dihentikan. "Yang penting kita ada upaya mitigasi bencana gempa, dengan membangun bangunan rumah tahan gempa dan memahami cara selamat saat terjadi gempa. Ini adalah satu-satunya solusi yang harus diwujudkan untuk menyelamatkan jiwa dan mengurangi risiko bencana gempa merusak," pungkasnya. (OL-2)

 

Baca Juga

MI/Istana Kepresidenan/Agus Suparto

Presiden Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Hari ini

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 27 Januari 2021, 06:47 WIB
Berbeda dengan proses penyuntikan pertama, vaksinasi dosis kedua presiden tidak dilaksanakan bersama-sama dengan tokoh-tokoh...
Dok Kemenag

Menag: Presiden Ingin Pesantren Bisa Mandiri

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 06:05 WIB
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta dukungan Ketua PBNU Said Aqil Siradj agar bisa mewujudkan pesantren...
ANTARA/Nyoman Budhiana

Hadapi 1 Juta Kasus Covid-19, NasDem Waspadai Kegiatan Wisata

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 00:08 WIB
Kemenparekraf harus memastikan tempat-tempat wisata mematuhi protokol...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya