Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
UNTUK memperkenalkan sejarah dan kearifan lokal kepada masyarakat khususnya anak muda, Balai Pelestarian Nilai Budaya Aceh, salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan pemutaran film melalui program Bioskop Keliling BPNB Aceh di Kabupaten Aceh Utara, 22-23 Desember lalu.
Pada hari pertama, bertempat di Aula Museum Islam Samudra Pasai (MISP) Aceh Utara, Bioskop Keliling itu memutar tiga film pendek produksi BPNB Aceh yang berjudul Smong, Kekeberen dan Sehelai Cerita. Dua judul film pertama merupakan film yang diproduksi langsung BPNB Aceh, sedangkan film ketiga Sehelai Cerita merupakan karya siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh, salah satu pemenang dalam kegiatan lomba film pendek Jejak Tradisi Virtual gelaran BPNB Aceh.
Film yang diputar di museum ini ditonton oleh murid dan guru-guru dari SMPN 1 Baktiya Barat peserta Belajar Bersama Museum (BBM), selain itu juga diikuti beberapa guru SD yang lokasinya dekat dengan museum, Duta Museum Aceh Utara dan anggota Cisah.
Bioskop Keliling BPNB Aceh juga memutar film di SMPN 1 Tanah Luas pada hari kedua, 23 Desember 2020. Nobar ini dihadiri 50 orang yang merupakan para guru SMP dan kepala sekolah di Kabupaten Aceh Utara.
Ada juga judul film lainnya yang diputar merupakan produksi BPNB Aceh yaitu Ya Lathif menggambarkan sebuah kearifan masyarakat Aceh dalam berikhtiar mengusir wabah penyakit. Sedangkan film berjudul Smong berkisah bencana tsunami tahun 1907 di Simeulue, dan dua lagi merupakan film karya siswa-siswi SMA peserta lomba film Jejak Tradisi Virtual yang berjudul Peusijuek dan Sehelai Cerita.
Peneliti BPNB Aceh, Agung Suryo Setyantoro, selaku koordinator pelaksana Bioskop Film Keliling menyebutkan bahwa Bioskop Keliling merupakan program rutin tahunan yang dilakukan oleh B{NP Aceh.
"Tahun-tahun sebelumnya tim BPNB Aceh berkeliling di beberapa kabupaten dan kota di Aceh melakukan pemutaran film di tempat-tempat terbuka seperti di lapangan. Salah satu tujuannya adalah menanamkan karakter pada anak-anak muda atau anak sekolah dan mengenalkan tradisi-tradisi leluhur kepada mereka," ujar Agung.
Menurut Agung, selama pandemi Covid-19 ini terjadi perubahan format pemutaran film dari yang biasa offline menjadi online.
"Dimulai pada bulan Oktober 2020 yang lalu, pemutaran film dilakukan secara online melalui zoom dan juga live via YouTube. Jadi kemarin sudah sembilan seri yang kami lakukan melalui online. Kali ini kami coba pemutaran film secara offline di Aceh Utara bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemic covid-19, dan mengimbau para peserta untuk menjaga jarak dan memakai masker," kata Agung dalam keterangan tertulis, Kamis (24/12).
baca juga: Unicef Sebut 938 Anak Indonesia Putus Sekolah
Melalui pemutaran film-film itu,lanjut Agung BPNB Aceh mencoba memperkenalkan kembali tradisi-tradisi yang sudah hampir punah kepada anak-anak sekolah yang mungkin pada saat ini sudah tidak mengenal lagi tradisi-tradisi masa lalu yang penuh dengan nilai-nilai positif dan edukatif.
"Selain itu juga mengajak guru-guru untuk memanfaatkan fasilitas film koleksi BPNB Aceh sebagai bahan ajar memperkenalkan dan menggali tradisi luhur budaya bangsa yang semakin hari kian tersisih," harapnya. (OL-3)
Busana SukkhaCitta yang dipakai dalam film tersebut adalah gaun biru ikonis yang dikenakan oleh aktris Sheila Dara Aisha sebagai tokoh Sore.
Film Host yang tayang di Prime Video menjadi interpretasi sinematik pertama dari legenda Thailand tentang Mae Sue, roh penjaga bayi baru lahir.
Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung merupakan spin-off dari film Kang Mak From Pee Mak, yang sukses besar pada 2024.
Film itu akan menyajikan cerita perjalanan hidup Aqilla setelah merelakan anak kandungnya Baskara (Faqih Alaydrus) untuk diasuh oleh pasangan Arif dan Yumna di Surakarta.
Sosok hantu yang menyeramkan itu bakal muncul di film Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung, spin off dari film Kang Mak from Pee Mak.
AKTRIS Lily Collins, pemeran utama dalam serial Emily in Paris sudah terjun ke dunia hiburan sejak masih balita, tepatnya tahun 1992 saat usianya baru dua tahun.
Padahal itu proyek strategis nasional yang mestinya memiliki standar operasional dan terjamin keamanan setiap waktu.
Teungku Nyak Sandang bin Lamudin, tokoh yang berjasa besar dalam perjuangan kemerdekaan serta kemandirian transportasi udara bangsa
SEORANG Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, MZ alias KS, 40, ditangkap oleh Densus 88 Antiteror karena diduga terlibat dalam kelompok Negara Islam Indonesia (NII).
SEBANYAK 400 ribu hektare telah ditetapkan sebagai Hutan Adat oleh Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Hal itu dilakukan sebagai upaya pengakuan dan perlindungan hak masyarakat hukum adat.
Toyota Production System (TPS) sebagai sistem produksi asli yang dikembangkan oleh Toyota untuk mencapai produksi yang efisien dan berkualitas.
Salat sunat dua rakaat dan berisi khotbah tausiah itu digelar oleh forum pimpinan kecamatan di lapangan bola kaki dekat pasar pusat perbelanjaan Keude Lamlo, Ibu kota Kecamatan Sakti.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved