Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada akan terjadinya potensi gelombang tinggi hingga 6 meter di beberapa wilayah perairan pada 3-4 Desember 2020.
Terdapat pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Barat Daya - Barat Laut. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya dari Selatan - Barat dengan kecepatan 4 - 25 Knot.
Tinggi gelombang lebih dari 2,5 m berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna, Selat Sunda bagian selatan, Selat Bali bagian selatan dan Selat Lombok bagian selatan.
Baca juga: KLHK Kukuhkan 5 Profesor Riset
"Berdasarkan pantaun BMKG, perairan dengan gelombang tenang (0,1m - 0,5m) terjadi di perairan Perairan Semarang - Demak, Perairan Gresik - Surabaya, Perairan Kotabaru, Perairan Kalimantan Timur, Perairan Selat Ambon dan Laut Banda," kata kata Kepala Bagian Humas BMKG Akhmad Taufan Maulana dalam keterangan resmi, Kamis (3/12).
Sementara area perairan dengan gelombang rendah (0,5m - 1,25m) seperti Selat Malaka bagian tengah, Perairan Riau, Perairan Kepulauan Batam, Selat Sunda bagian utara, Perairan Kepulauan Seribu, Teluk Jakarta, Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa bagian tengah, Selat Makassar bagian selatan, Selat Makassar bagian tengah, Selat Makassar bagian utara, Laut Sulawesi bagian barat, Selat Karimata bagian utara, Selat Karimata bagian selatan, Selat Galasa,Laut Bali, Selat Bali bagian utara, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian utara, Selat Sape bagian utara, dan Laut Seram.
Baca juga: Survei: Iuran BPJS Naik, Kepuasan Peserta Meningkat
Untuk gelombang sedang (1,25m-2,5m) terjadi di beberapa perairan Indonesia di antaranya Perairan Utara Sabang, Selat Malaka bagian utara, Perairan Kep.Bintan, Laut Jawa bagian timur, Perairan Kep.Selayar,Laut Natuna, Selat Sape bagian selatan,Perairan Kupang - P.Rotte, Laut Flores, Laut Arafuru, Laut Maluku, Perairan barat Kepulaun Halmahera, Perairan utara Papua barat dan Perairan Perairan Biak - Jayapura.
Sedangkan, perairan dengan potensi gelombang tinggi (2,5m - 4,0m) Selat Sunda bagian selatan ,Perairan Kep.Anambas, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan.
Untuk potensi gelombang sangat tinggi (4,0m - 6,0m) berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara dan Perairan Kepulauan Natuna.
Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran : perahu nelayan(Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), Kapal Tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 m), kapal ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m), Kapal Ukuran Besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m). (H-3)
Pada tahun 2025, RPJMD Provinsi Banten menetapkan delapan target dari sembilan indikator makro.
Diduga karena kurangnya kehati-hatian pengemudi, bus hilang kendali dan menabrak bagian belakang truk yang berada tepat di depannya.
Puncak HPN 2026 di Banten menegaskan pentingnya peran pers sebagai penjaga kualitas informasi di era digital dan AI.
Ketua BAZNAS Kota Tangsel Mohamad Subhan mengutarakan sinergi antar-lembaga zakat menjadi kunci dalam menggali potensi zakat secara optimal, khususnya di Provinsi Banten.
Musda ke-VIII Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten resmi ditutup dan menandai babak baru kepemimpinan organisasi kepemudaan di Tanah Jawara.
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
PRAKIRAAN cuaca di Batam hari ini 5 Maret 2026, diprakirakan didominasi hujan ringan dengan suhu udara lembap berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 5 Maret 2026, menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMK cuaca ekstrem akibat bibit siklon 90S yakni hujan lebat di 32 wilayah
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 5–8 Maret 2026 didominasi hujan ringan hingga sedang.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG menetapkan status zona merah untuk sejumlah wilayah perairan di Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Kamis (5/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved