Rabu 02 Desember 2020, 01:57 WIB

UBM Dorong Semangat Generasi Muda Pelajari Budaya Tionghoa

Syarief Oebaidillah | Humaniora
UBM Dorong Semangat Generasi Muda Pelajari Budaya Tionghoa

Dok Universitas Bunda Mulia
Salah satu kegiatan Approaching China 2020.

 

RANGKAIAN kegiatan Approaching China 2020 yang dilaksanakan dioleh Program Studi Bahasa dan Budaya Tionghoa Universitas Bunda Mulia (UBM) bekerja sama dengan aplikasi belajar bahasa mandarin online ChineseRd, telah berakhir. Kegiatan yang berlangsung sejak awal November ini diakhiri dengan webinar 'China E-Commerce' yang berlangsung 30 November lalu.

"Kiranya rangkaian kegiatan Approaching China 2020 ini dapat menyalakan semangat para generasi muda untuk mempelajari bahasa dan budaya Tionghoa, serta bidang ilmu lainnya demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia," ungkap Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Bunda Mulia, Guan Nan BA. M.Pd, Ph.D dalam penutupan acara Approaching China 2020.

Ketua Program Studi Bahasa dan Budaya Tionghoa Universitas Bunda Mulia Dr Symphony Akelba Christian mengatakan peserta kegiatan Approaching China 2020 mencapai 2.536 orang peserta. Para peserta berasal dari berbagai sekolah dan universitas di Indonesia dan dari luar negeri seperti Malaysia, Vietnam, Tiongkok, Taiwan, dan Thailand.

Dijelaskan rangkaian kegiatan Approaching China 2020 terdiri dari tiga kegiatan talkshow berskala nasional, dua kegiatan webinar berskala internasional, dan dua kegiatan lomba berskala nasional.
Tiga talkshow yang digelar mengangkat tema 'Study Chinese and Make Your Dream Come True', 'Master Chinese and Travel Around the World',  dan 'How to Survive in Chinese Company'. Sedangkan kegiatan webinar berskala internasional yang dilakukan selain dengan tema a'China E-Commerce', adalah Movie & Culture: Watching, Learning & Preserving'.

Adapun dua lomba yang dilaksanakan selama Approaching China 2020 adalah lomba Mandarin Tongue Twister Challenge serta Creative Mandarin Video Challenge dengan total peserta 158 yang berasal dari universitas dan SMA/K di Indonesia.

“Cukup banyak video yang harus dinilai. Para peserta sangat kreatif sehingga persaingan cukup ketat," ungkap Ceacillia Sardjono, yang merupakan Indonesia Regional Development Directorof ChineseRd sekaligus perwakilan salah satu juri kedua lomba tersebut. (RO/R-1) 

 

Baca Juga

Antara

GeNose akan Dipakai Deteksi Korona di Transportasi Publik

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Minggu 24 Januari 2021, 22:00 WIB
GeNose merupakan alat pendeteksi covid-19 buatan Indonesia, yang diinisiasi oleh tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada...
Ist

480 Paket Bubur Bayi untuk Korban Gempa Sulbar

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 24 Januari 2021, 21:12 WIB
Sebanyak 480 paket bubur bayi disalurkan untuk korban gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), sejak Selasa...
MI/ Bary Fathahilah

Pemaksaan Siswi Berjilbab Akumulasi Pembiaran Kebijakan Intoleran

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 24 Januari 2021, 21:10 WIB
Pasalnya, kasus intoleransi di sekolah yang dilakukan secara terstruktur bukanlah kasus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya