Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia sampai 30 November 2020.
"Terdapat pola tekanan rendah 1009 hPa di Samudra Hindia barat Aceh dan 1006 hPa di Perairan Kalimantan Utara dan Samudra Pasifik utara Papua. Pola angin di wilayah Indonesia umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan berkisar 5 - 25 knot," kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, dalam keterangan resmi Minggu (29/11).
Dia menjelaskan kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan barat P Enggano, Perairan barat Lampung, Selat Sunda, Perairan utara Banten, Laut Jawa, Laut Halmahera. "Kondisi ini mengakibatkan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut," sebutnya
Kondisi itu mengakibatkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti Perairan utara Sabang, Perairan barat Aceh, Perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, Perairan Enggano - Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Samudra Hindia barat Aceh - Bengkulu, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Perairan selatan Lombok - Sumbawa, Selat Sape bagian selatan, Perairan selatan P. Sumba - P. Sawu, Laut Sawu bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, Perairan selatan Kupang - P. Rotte
Samudra Hindia selatan NTT, Perairan Kep. Anambas, Perairan selatan Kep. Natuna, Perairan Kep. Subi - Serasan, Laut Natuna, Perairan Kalimantan barat, Selat Karimata, Laut Jawa, Perairan selatan Kalimantan Tengah, Selat Makassar bagian tengah, Laut Sulawesi bagian timur, Perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, Laut Maluku, Perairan utara dan timur Kep. Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua barat - Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.
Kemudian, gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di beberapa perairan Indonesia lainnya, diantaranya adalah Laut Natuna utara, Perairan utara Kep. Natuna, Perairan barat Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, Perairan selatan Jawa - Bali, Samudra Hindia barat Lampung - selatan Lombok.
Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)
Kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m). "Mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-2)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
BMKG memprakirakan Jakarta diguyur hujan ringan hingga sedang pada Minggu (15/2/) dengan suhu 24–30°C. Secara nasional, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada pada puncak musim hujan.
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 14 Februari 2026. Waspada potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di seluruh wilayah DKI.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca signifikan yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu, 14 Februari 2026.
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
BMKG menegaskan kondisi cuaca pada periode Hari Raya dan Libur Idul Fitri 1447 H/2026 relatif kondusif. Namun, potensi hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi
BMKG memperingatkan, perubahan iklim sudah berdampak nyata di Indonesia, termasuk hujan ekstrem, suhu tinggi, dan menyusutnya es di Puncak Jaya, Papua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved