Headline

Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.

Cuaca Panas dan Hujan Potensial Warnai Perjalanan Pemudik di Jalur Selatan dan Tengah Jawa

Lilik Darmawan
17/3/2026 00:28
Cuaca Panas dan Hujan Potensial Warnai Perjalanan Pemudik di Jalur Selatan dan Tengah Jawa
Pemudik di jalur selatan Jawa.(Dok. Antara)

HUJAN kembali turun di jalur mudik tepatnya di wilayah Banyumas, Jawa Tengah pada Senin (16/3). Bahkan, BMKG Tunggul Wulung Cilacap juga mengingatkan dalam beberapa hari mendatang masih ada potensi hujan di masa mudik Lebaran 2026, sehingga pemudik harus berhati-hati.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengatakan selain hujan, juga diperkirakan suhu panas. Kondisi cuaca panas diperkirakan bakal terjadi pada siang hari yang berpotensi disertai hujan pada sore hingga malam hari.uhu udara di wilayah tersebut diprakirakan cukup tinggi dengan suhu maksimum yang relatif stabil.

“Suhu udara maksimum diperkirakan berada di kisaran 33 derajat Celcius dan kondisi ini masih berpotensi berlangsung hingga sepekan ke depan,” kata Teguh.

Ia menjelaskan, selain suhu yang cukup panas, paparan sinar matahari langsung juga berpotensi terjadi terutama pada siang hari. Kondisi tersebut perlu diantisipasi para pemudik agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Di sisi lain, BMKG juga memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat terjadi pada sore hingga malam hari di sejumlah wilayah di jalur selatan Jawa Tengah. “Hujan dengan intensitas sedang masih berpotensi terjadi, terutama pada sore hingga malam hari,” ujarnya.

Menyikapi kondisi tersebut, Teguh mengimbau para pemudik untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum melakukan perjalanan. Ia menyarankan pemudik mengenakan pakaian berwarna terang untuk mengurangi dampak panas akibat paparan sinar matahari serta membawa persediaan air minum yang cukup.

Selain itu, bagi pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor juga diingatkan untuk membawa perlengkapan tambahan seperti mantel hujan sebagai langkah antisipasi jika terjadi hujan di tengah perjalanan.

Menurut Teguh, arah angin di wilayah tersebut juga mulai bervariasi, yakni bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan berkisar antara 5 hingga 30 kilometer per jam.

“Dengan memperhatikan kondisi cuaca ini, kami berharap para pemudik dapat lebih waspada dan mengantisipasi berbagai kemungkinan selama perjalanan, khususnya saat melintasi jalur selatan Jawa Tengah,” tambahnya.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik