Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
LA Nina adalah kondisi penyimpangan suhu permukaan laut Samudera Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang lebih dingin daripada kondisi normalnya. Hal itu diikuti oleh perubahan sirkulasi atmosfer di atasnya berupa peningkatan angin pasat timuran yang lebih kuat dari normal.
Menurut informasi yang dibagikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kondisi La Nina ini berlangsung selama beberapa bulan hingga dua tahun, berserta dampak yang ditimbulkannya.
Perkembangan La Nina dilakukan BMKG dengan menganalisis indeks Nino 3.4 yang menggambarkan anomali suhu mula laut di wilayah Samudera Pasifik tengah. Hasilnya didapatkan bahwa indeks Nino 3.4 selama 7 dasarian terakhir (70 hari) bera pada kisaran -0,5 s.g -1,0 telah memenuhi kriteria kejadian La Nina.
"Berdasarkan analisis Dasarian 1 Oktober 2020, La Nina diprediksi akan berlangsung hingga Mei 2021 dengan intensitas lemah hingga sedang," tulis BMKG dalam akun resmi Instagramnya, Minggu (18/10).
Dengan panjangnya waktu kejadian La Nina, BMKG memperingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampaknya. Pertama, La Nina akan menaikkan curah hujan hingga 40% dari normal. Namun, akumulasi curah hujan ini tergantung pada musim/bulan, wilayah dan intensitas.
"Curah hujan meningkat seiring masuknya awal musim hujan," tulis BMKG.
La Nina menambah curah hujan secara signifikan pada Oktober-November pada awal musim hujan (selain faktor monsun). Akumulasi curah hujan lebih dari 300 mm per bulan umumnya akan terjadi di pesisir barat Sumatra, wilayah sekitar pegunungan Bukit Barisan, Kalimantan bagian barat, utara dan sebagian papua.
Selain itu, La Nina juga akan menguatkan curah hujan bulanan. Pada Oktober, intensitas curah hujan diprediksi menguat di sebagian besar wilayah Indonesia, kecuali sebagian Sumatera dan Kalimantan. Pada November, sebagian wilayah terutama Indonesia bagian tengah, timur dan Selatan. Sedangkan, Desember sebagian wilayah terutama wilayah Indonesia timur dan selatan.
Selain Indonesia, La Nina berdampak pada peningkatan curah hujan di Pasifik barat (sebagian Asia tenggara lainnya dan bagian utara Australia), Brasil bagian utara dan sebagian pantai barat Amerika Serikat.
Sebaliknya, curah hujan yang lebih rendah terpantau di sebagian pantai timur Asia, bagian tengah Afrika dan sebagian Amerika bagian tengah, serta dapat menyebabkan iklim lebih dingin di sebagian wilayah di barat dan timur Afrika, Jepang, sebagian besar pantau barat AS dan Brasil bagian selatan.
Saat memimpi Rapat Terbatas Antisipasi Bencana Hidrometeorologi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (13/10), Presiden Joko Widodo mengingatkan, peningkatan curah hujan hingga 40% bukan kenaikan yang kecil dan dianggap biasa-biasa saja.
Ia pun memerintahkan jajarannya untuk menyiapkan dan mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi dan juga dampak dari La Nina terhadap berbagai sektor di Indonesia. “Dampak dari La Nina ini terhadap produksi pertanian, agar betul-betul dihitung, (serta) terhadap sektor perikanan dan juga sektor perhubungan,” kata Presiden. (H-2)
Penelitian terbaru menunjukkan jamur patogen seperti Aspergillus berpotensi menyebar lebih luas akibat perubahan iklim dan resistensi obat, meningkatkan risiko infeksi pada manusia.
Ekspedisi CEFAS mengungkap rahasia laut dalam Karibia. Ditemukan gunung bawah laut, "blue hole" raksasa, hingga terumbu karang purba yang tak tersentuh perubahan iklim.
Penelitian terbaru di jurnal Nature mengungkap fakta mengejutkan. Serangga di wilayah tropis, termasuk Amazon, terancam punah karena tidak mampu beradaptasi dengan kenaikan suhu ekstrem.
Suhu Greenland Maret 2026 menunjukkan tren menghangat yang mengkhawatirkan. Simak update terbaru mengenai "Zona Gelap" dan dampaknya bagi permukaan laut dunia.
Ilmuwan mengungkap penyebab zona gelap di lapisan es Greenland. Debu kaya fosfor memicu pertumbuhan alga yang mempercepat pencairan es akibat perubahan iklim.
Peneliti menemukan bahwa kenaikan kadar CO2 di atmosfer mulai mengubah kimia darah manusia, termasuk kenaikan bikarbonat yang signifikan.
Pada awal 2026, Indonesia masih merasakan pengaruh fenomena La Nina.
Intensitas hujan tinggi yang terjadi di berbagai daerah harus diwaspadai bersama dan masyarakat tetap selalu meningkatkan kesiapsiagaan hingga kewaspadaan.
BPBD juga mengingatkan warga untuk mengantisipasi potensi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
BMKG mengimbau warga di sembilan kabupaten/kota di Sulawesi Utara mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi hingga 12 Agustus 2025.
Ravidho Ramadhan menempuh program Doktoral di Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UGM itu menjadi doktor termuda
BRIN melalui Pusat Riset Geoinformatika bersama PT. Urban Spasial Indonesia mengembangkan pemanfaatan teknologi Light Decection and Ranging (LiDAR) untuk pemetaan kebencanaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved