Rabu 26 Agustus 2020, 19:14 WIB

Tambah Personil, Komite Penanganan Covid-19 Usul Perbaikan Perpres

M. Ilham Ramadhan Avisena | Humaniora
Tambah Personil, Komite Penanganan Covid-19 Usul Perbaikan Perpres

Antara/Aprilio Akbar
Konferensi Pers Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi

 

KOMITE Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi (KPCPE) mengusulkan perbaikan Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2020 yang mengatur tentang struktur, tugas, dan fungsi KPCPE. Perbaikan itu menurut Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mengakomodasi penambahan personel dalam tim khusus tersebut.

Perubahan struktur yang terjadi ialah dengan menjadikan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan Roeslani sebagai wakil ketua Satgas Pemulihan Ekonomi. Keduanya akan bekerja bersama dengan Ketua Satgas Budi Gunadi Sadikin yang juga Wakil Menteri BUMN.

Kemudian, Menteri BUMN Erick Thohir yang juga Ketua Pelaksana Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi menunjuk Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai wakil ketua pelaksana.

“Dibahas dalam rapat adalah perbaikan perpres dengan melengkapi struktur, di mana dalam struktur menteri BUMN sebagai Ketua Pelaksana dan menetapkan Wakil Ketua pelaksana KSAD dan Wakapolri. Kemudian Wakil Ketua di satgas Ekonomi ada pak Wamenkeu dan pak Rosan,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Rabu (26/8).

Baca juga : Tiga Provinsi Nihil Penambahan Kasus Covid-19

Airlangga yang juga Ketua Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi menambahkan, dalam rapat itu pula diputuskan adanya perubahan anggaran dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional di pos kesehatan. Anggaran yang semula Rp87,5 triliun dipangkas menjadi Rp72,73 triliun.

Sedangkan pada pos perlindungan sosial juga akan dilakukan pergeseran beberapa porgram dengan tujuan agar pelaksanaannya berjalan cepat untuk mendorong pemulihan ekonomi. Akan tetapi, Airlangga enggan menyebutkan ihwal pemangkasan dan pergeseran dua anggaran tersebut.

Persoalan pengadaan vaksin juga menjadi pembahasan yang dilakukan oleh Komite, Airlangga bilang, Komite akan mengusulkan perbaikan Perpres pengadaan vaksin dan sesegera mungkin menyampaikannya kepada presiden.

“Tentu diharapkan pula optimalisasi PEN, ada penyesuaian anggaran tambahan dari Rp87,5 triliun menjadi Rp72,73 triliun, kemudian bidang perlindungan sosial ada pergerseran dan mengusullkan program-program baru,” pungkasnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok Pribadi

Saleh Husin Berbagai Pengalaman Nongkrong di Emperan Kantor

👤Mediaindinesia.com 🕔Jumat 14 Mei 2021, 17:31 WIB
Peristiwa yang terjadi pada 6 Desember 2014 itu akibat helikopter yang ditumpanginya terpaksa harus melakukan pendaratan...
Dok. PCINU Inggris Raya

Nahdliyyin Inggris Salurkan Zakat untuk Penyandang Disabilitas

👤Humaniora 🕔Jumat 14 Mei 2021, 17:17 WIB
PCINU United Kingdom bersama NUCare Lazisnu Inggris Raya menyalurkan zakat dan bantuan untuk warga penyandang difabel serta panti...
MI/ Insi Nantika Jelita

Arsjad Apresiasi Perjuangan Perawat Hadang Laju Pandemi

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 14 Mei 2021, 17:09 WIB
Hal itu disampaikan Arsjad dalam momentum Hari Perawat Sedunia yang diperingati setiap 12...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya