Rabu 26 Agustus 2020, 21:37 WIB

Anggaran Kesehatan pada Program PEN Dipastikan tidak Dipangkas

M. Ilham ramadhan Avisena | Ekonomi
Anggaran Kesehatan pada Program PEN Dipastikan tidak Dipangkas

Antara/M.Risyal Hidayat
RS menyiakan ruangan untuk merawat pasien Covid-19

 

SEKRETARIS Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso menuturkan, pemerintah tidak akan memangkas besaran anggaran kesehatan dalam program penanganan covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Tidak ada pemangkasan atau pengurangan anggaran kesehatan, alokasinya tetap Rp87,55 triliun. Namun dari hasil analisis, proyeksi penyerapan sampai dengan akhir tahun kemungkinan akan terserap Rp72,73 triliun," jelas Susiwijono melalui keterangan tertulis, Rabu (26/8).

Dengan demikian, lanjutnya, pemerintah memproyeksikan akan ada sisa anggaran di pos kesehatan sekitar Rp14,82 triliun. Angka sisa tersebut nantinya akan dialihkan ke dalam program baru namun tetap berada dalam pos kesehatan.

"Anggaran yang kemungkinan tidak terserap tersebut, akan di realokasi ke program baru. Masih dalam kelompok yang sama yaitu kelompok kesehatan, namun dengan usulan program yang baru yang lebih operasional dan bisa merealisasi anggaran," pungkas Susiwijono.

Baca juga : Tambah Personil, Komite Penanganan Covid-19 Usul Perbaikan Perpres

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers secara virtual menyebutkan, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional menyepakati adanya perubahan anggaran dalam program PEN. Salah satunya yakni anggaran di pos kesehatan yang semula Rp87,5 triliun dipangkas menjadi Rp72,73 triliun.

Sedangkan pada pos perlindungan sosial juga akan dilakukan pergeseran beberapa porgram dengan tujuan agar pelaksanaannya berjalan cepat untuk mendorong pemulihan ekonomi. Akan tetapi, Airlangga enggan menyebutkan ihwal pemangkasan dan pergeseran dua anggaran tersebut.

"Tentu diharapkan pula optimalisasi PEN, ada penyesuaian anggaran tambahan dari Rp87,5 triliun menjadi Rp72,73 triliun, kemudian bidang perlindungan sosial ada pergerseran dan mengusullkan program-program baru,” tuturnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok LAND

Tol Serpong-Balaraja Kerek Investasi The Canary

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 05:20 WIB
Proyek tersebut cukup menarik perhatian konsumen karena diapit oleh berbagai infrastruktur pendukung, terutama dilintasi Tol...
foryourmarriage.org

130 Juta Produk UMKM Terjual saat Big Ramadhan Sale 2021

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 08 Mei 2021, 01:30 WIB
Shopee Indonesia mencatat penjualan sebanyak 130 juta produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) selama kampanye "Big Ramadhan Sale...
Ant/Fikri

GRP Berharap Industri Baja Terlindungi dari Serbuan Impor

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 07 Mei 2021, 22:57 WIB
PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) berharap pemerintah melindungi industri baja dalam negeri serta memastikan daya saing yang lebih kompetitif...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya