Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASA pandemi Covid-19 tampaknya tidak menyurutkan semangat para pelajar untuk mencari informasi peluang beasiswa mancanegara. Namun untuk bisa mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan di luar negeri tidaklah mudah.
Drs Suradi, Msc yang tiga anaknya lolos mendapat beasiswa belajar di luar negeri mengatakan bahwa trik untuk bisa lolos seleksi beasiswa sebenarnya lebih mudah disiapkan jauh hari sebelumnya idealnya sejak semasa masih di bangku SMP.
“Tetapi jika sudah masa SMA, juga tak masalah, asalkan setiap pelajar sudah memiliki sejumlah ‘tabungan’ berupa prestasi akademik, aktivitas organisasi di sekolah dan luar sekolah, kemampuan bahasa Inggris yang memada baik lisan maupun tulisan dan tentunya keterampilan menulis, khususnya untuk menulis sebuah esai yang biasa disebut personal statement,” kata Suradi pada acara Edufair yang SMAN 8 Jakarta secara daring Kamis (30/7).
Pada acara Edufair yang bertema Lebih lanjut ‘Esai dan Strategi Menembus Beasiswa’, Suradi yang dijuga wartawan senior ini mengatakan sebuah esai yang berupa personal statement harus menarik.
Suradi telah berpengalaman dan sukses mendidik ketiga anak-anaknya sehingga lolos beasiswa strata satu (S1) di Amerika Serikat (AS), Madrid, Spanyol, dan putra ketiga yang juga lolos seleksi masuk sekolah internasional setingkat SMA yakni Knightsbride International School (KSI) di Montenegro, Eropa Selatan,
“Kita harus mampu menunjukkan kelebihan dan keunikan kita pada universitas atau sekolah melalui esai kita. Jangan berbohong, apalagi mencontek esai milik orang lain. Calon yang mengajukan beasiswa harus mampu menuangkan esai tentang diri, keluarga, aktivitas, karya, dan kelebihan diri kita dalam sebuh esai yang tulis secara jujur,” papar Suradi.
Sementara itu, Chintya Imelda Maidir, Alumni SMAN 8 tahun 1995 yang kemudian melanjutkan ke ITB Bandung dan kini sebagai National Program Coordinator, Knowledge Sector Initiative, Program Kemitraan Indonesia-Australia juga menjelaskan tips sukses meraih beasiswa di luar negeri.
Imelda menekanan pertama yang terpenting adalah bagaimana membangun budaya membaca di kalangan keluara sebagai basis untuk melanjutkan tradisi menulis di kalangan anak-anak kita.
“Tanpa banyakmembaca, tak mungkin anak kita mampu menulis dengan baik, apalagi menulis esai yang dibatas jumlah karakter kata atau hurufnya,” ujar Imelda.
Imelda berhasil mendidik anaknya yang masih remaja untuk terus meningkatkan minat baca dan bahkan sang puteri, Kanaya N.Ozora, yang masih belia, 14 tahun, sudah mampu menghasilkan karya berupa novel berbahasa Inggris berjudul berjudul “Najima” pada 2019 lalu.
Sementara itu dalam sambutannya, Kepela Sekolah SMAN 8 Jakarta, Rita Hastuti mengatakan, Edufair memberikan sarana informasi luar biasa kepada para siswa dan orang tua yang ingin putra-putrinya melanjutkan kuliah di luar negeri, terutama dengan beasiswa. (RO/OL-09)
Kolaborasi antara dunia industri dan institusi pendidikan kembali menunjukkan hasil positif. SMKN 1 Babelan, Kabupaten Bekasi, berhasil meraih penghargaan SMK Pusat Keunggulan.
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
MASYARAKAT Indonesia ialah masyarakat yang hidup dalam keragaman dan karena itu, dinamikanya kompleks.
Banjir besar November 2025 menyisakan duka yang belum usai, menjadikan perayaan tahun ini pengingat pahit bahwa bencana datang silih berganti.
Program penguatan kualitas lingkungan belajar dan pengembangan kapasitas siswa digelar untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di Jakarta Timur.
PENDIDIKAN dasar dan menengah merupakan fondasi utama bagi masa depan sebuah bangsa.
Amartha Fellowship Bootcamp diikuti oleh 60 penerima beasiswa dan berlangsung selama empat hari.
Universitas Budi Luhur (UBL) terus mempertegas komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga nasional sekaligus membawa pendidikan tinggi Indonesia ke panggung dunia.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
Farhan menyebut, dalam pendekatan yang lebih logis, penerima beasiswa negara seharusnya memiliki komitmen moral untuk kembali dan berkontribusi bagi Indonesia.
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) masih menghitung besaran dana beasiswa yang akan dikembalikan oleh alumni Arya Iwantoro, suami Dwi Sasetyaningtyas
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved