Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menyadari betul bahwa aktivtas masyarakat akan meningkat seiring kian dekatnya Hari Raya Idulfitri.
Pasar-pasar dan pusat perbelanjaan akan dipenuhi oleh warga yang hendak membeli kebutuhan untuk Lebaran.
Di masa pandemi saat ini, hal tersebut jelas berbahaya karena akan meningkatkan risiko penularan dan meluasnya penyebaran covid-19.
Namun, pemerintah mengaku tidak bisa melarang berbagai kegiatan yang sudah menjadi tradisi turun menurun tersebut.
Pemerintah hanya meminta, jika aktivitas-aktivitas pada periode Lebaran tidak bisa ditinggalkan, masyarakat harus terus memegang teguh komitmen menjalankan protokol kesehatan secara ketat.
"Pemerintah tidak akan larang tapi tetap masyarakat harus ikuti protokol kesehatan yang ketat. Upaya ini harus dilakukan terus menerus jika kita ingin bisa merayakan Lebaran namun juga terhindar dari covid-19," ujar Juru Bicara Pemerintah terkait Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (21/5).
Baca juga: Masyarakat Masih Abai PSBB, PSI: Buah Ketidaktegasan Gubernur
Jika terpaksa harus pergi ke pasar, masyarakat harus bisa saling menjaga satu sama lain. Caranya ialah dengan mengikuti aturan yang ditetapkan pemerintah yakni menjaga jarak danngunakan masker.
"Kalau bisa dibuat peraturan di pasar itu. Masyarakat bergantian ke pasar agar tidak terjadi penumpukan. Harus diatur sedemikian rupa," tuturnya.
Ia mengingatkan bahwa, sampai saat ini, belum ditemukan obat atau vaksin virus korona. Oleh karena itu, menghindari infeksi adalah cara terbaik. (A-2)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved