Sabtu 16 Mei 2020, 17:34 WIB

Mensos : Banyak Pemda Bandel tak Update DTKS

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Mensos : Banyak Pemda Bandel tak Update DTKS

MI/Andry Widyanto
Pengemasan paket bantuan sosial Kemensos

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi mengungkapkan bahwa hanya ada 286 pemda yang telah memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), sedangkan sisanya tidak.

Karenanya, terjadi banyak masalah terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) penanganan virus korona (covid-19). Menanggapi hal tersebut, Menteri Sosial Juliari P Batubara membenarkan jika masih banyak pemda yang belum disiplin memperbarui DTKS.

Namun, saat ditanya daerah mana saja yang belum memperbarui DTKS, Mensos enggan menjelaskan lebih lanjut.

“Banyak sekali, tapi memang kami tidak bisa rilis karena kami ingin jaga hubungan kemitraan kami dengan pemda-pemda,” kata Juliari saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (16/5).

Menurut Juliari, keterangan dari KPK tersebut sebenarnya ingin menyampaikan kepada publik bagaimana sesungguhnya alur data yang masuk ke Kemensos. Bahwa data-data tersebut sebenarnya ada di bawah kendali pemda masing-masing.

Baca juga : Mensos Minta Dinsos Kab/Kota Perbaiki Data BST

“Bukan Kemensos yang pegang kendali 100 persen terhadap data keluarga miskin,” imbuhnya.

Mensos mengatakan, Kemensos akan terus mengingatkan pemda agar lebih rajin memperbarui data mereka. Sebab, saat ini sudah disediakan Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SKIS-NG) yang berfungsi untuk mempermudah pembaruan data.

Sedangkan regulasi terkait pendataan dan penyaluran bansos yang menjadi panduan dalam teknis pendataan dan penyaluran sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Sosial (Permensos) Nomor 5 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

“SIKS-NG ini sudah ada di seluruh kantor Dinas Sosial Kabupaten/Kota di Indonesia. Bahkan sudah ada SIKS-NG yang berbasis Android,” tandasnya. (OL-7)

Baca Juga

MI/Abdillah M Marzuqi

Brand Kosmetik Korea Buka Toko Perdana di Indonesia

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 23:25 WIB
Toko itu menawarkan berbagai produk kosmetik dan perawatan...
DOK IST

Tampilkan Keberagaman Budaya Nusantara, Jokowi Apresiasi Peserta UGD XIV

👤Budi Ernanto 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 21:45 WIB
Keberagaman budaya nusantara dapat menjadi fondasi semangat persatuan atas keberagaman umat...
ANTARA/YUSUF NUGROHO

Unit Layanan Disabilitas Wujudkan Akses Pendidikan Inklusif

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 21:15 WIB
Lingkungan asrama pesantren secara representatif sudah bersih, nyaman, sehat, dan ramah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya