Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DOSEN Fiqih Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang juga Imam Besar Masjid Al-Markaz Al-Islami Makassar Dr KH M Muammar Bakry Lc MA mengatakan spirit kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilaksanakan pemerintah sesuai dengan syariat Islam dalam memelihara jiwa manusia dari ancaman marabahaya.
Menurutnya, hal itu karena PSBB yang dilaksanakan pemerintah tersebut untuk menjaga kemaslahatan bersama menghindarkan marabahaya dan memelihara jiwa manusia dari wabah virus korona, demikian dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (24/4).
Ia menjelaskan, sebagai umat Islam tentunya ada perintah agama yang harus diikuti, yaitu pertama adalah perintah Allah, kedua perintah Rasulullah, dan ketiga adalah perintah ulil amri atau pemerintah.
Dengan adanya wabah Covid-19 in,i menurut Muammar, ada kemaslahatan besar yang harus dijaga oleh pemerintah yaitu memelihara jiwa manusia.
"Oleh karena itu kita selaku umat Islam tentunya sudah menjadi bagian dari mengikuti perintah Allah dalam mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh pihak pemerintah untuk menjaga jiwa kita dari virus tersebut tadi. Ini yang harus kita pahami dan sikapi bersama," ujar Wakil Rektor IV Universitas Islam Makassar (UIM) itu pula.
Lebih lanjut Kiai Muammar Bakry mengatakan dalam kondisi saat ini, umat Islam harus menyadari bahwa spirit keagamaan harus tetap dijaga meski tidak lagi dilaksanakan bersama-sama dengan melibatkan banyak orang, seperti salat tarawih atau salat berjamaah di masjid.
"Oleh karena itu, saya kira ibadah yang kita lakukan pada Ramadan kali ini sifatnya lebih personal. Puasa Ramadan kali ini dapat dijadikan pelajaran sekaligus ujian bagi umat manusia utamanya umat Islam, untuk menahan nafsunya, sehingga nilai dari puasa itu bisa kita wujudkan dalam semua sendi kehidupan kita ini," kata pemimpin Pondok Pesantren Multidimensi Al-Fakhriyah tersebut.
Selain itu, alumnus Universitas Al Azhar Mesir tersebut, juga berharap kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bisa membantu pemerintah, dengan memberikan pengertian kepada masyarakat.
"Jadi kita tidak bisa hanya menyerahkan tugas besar ini kepada pemerintah saja, sehingga peran tokoh agama dan tokoh masyarakat harus hadir di tengah masyarakat untuk bisa berperan aktif menenangkan dan memberikan pemahaman dalam menyikapi PSBB dan kondisi saat ini," ujar dosen Ilmu Fiqih Fakultas Syariah UIN Alauddin Makassar itu lagi.
Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) itu mengatakan bahwa dengan ikut berperan aktifnya para tokoh agama dan masyarakat, diharapkan imbauan pelarangan ibadah di masjid dan tempat ibadah lainnya bisa dipahami oleh masyarakat.
"Saya kira tanpa mengurangi makna ibadah Ramadhan itu sendiri, maka semua tokoh agama dan masyarakat harus hadir untuk memberikan pencerahan kepada umatnya, sehingga janganlah para tokoh tersebut malah menimbulkan keresahan. Jadi biarlah masyarakat memohon kepada Tuhannya secara syahdu dengan kesendiriannya. Dan itu tidak ada larangan dari Allah di tengah bencana ini," kata Kiai Muammar.
Ia juga mengatakan bahwa di tengan wabah Covid-19 ini, semua umat manusia sudah sepatutnya untuk tidak kehilangan empati dan kepedulian kepada sesamanya meskipun saat ini sedang berdiam di rumah. (Antara/OL-09)
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Tak hanya menghadirkan oleh-oleh dari Arab Saudi, Bursa Sajadah juga membawa produk dari Turki, India, hingga aneka snack sehat khas berbagai kota di Indonesia.
Pola gangguan kesehatan ini bahkan konsisten muncul pada hari ketiga Ramadan selama dua tahun terakhir.
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun ke-25 setiap tanggal 17 Januari.
Film Patah Hati yang Kupilih berfokus pada hubungan Alya dan Ben, yang terbentur tembok besar perbedaan agama yang diperparah oleh penolakan restu orangtua.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan akan terus berusaha agar umat semakin dekat dengan ajaran agamanya.
MENTERI Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Kementerian Agama harus memainkan peran strategis sebagai jembatan dan mediator antara negara dan civil society.
MEDIA (cetak, elektronik, dan digital) disadari atau tidak bukan semata penyampai pesan.
Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, kegiatan Ngaji Budaya menjadi sarana efektif untuk mengajak generasi muda mencintai seni dan budaya, tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Bermain pada film yang mengangkat kisah pernikahan beda agama, siapa sangka ternyata hal itu pernah dirasakan langsung oleh Michelle Ziudith.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved