Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERANGKAT vaping dan bahan kimia yang terhantar darinya dapat merusak sistem kardiovaskular.
Temuan baru yang diterbitkan dalam jurnal Cardiovascular Research tersebut menyatakan cedera paru-paru yang dipicu oleh vaping.
"Rokok elektrik mengandung nikotin, partikel, logam, dan perasa. Bukan hanya uap air tidak berbahaya. Studi polusi udara menunjukkan partikel halus itu memasuki saluran sirkulasi dan memiliki efek langsung terhadap jantung," kata peneliti senior Loren Wold dari Ohio State University, Amerika Serikat.
Nikotin diketahui meningkatkan tekanan darah dan detak jantung. Akan tetapi, bahan lain yang dihirup melalui uap dapat menyebabkan peradangan, stres, dan aliran darah tidak stabil. Partikel ultrafine dikaitkan dengan trombosis, penyakit jantung koroner, dan hipertensi.
Rokok elektrik juga mengandung formaldehyde yang menjadi penyebab kanker dan kerusakan jantung dalam percobaan terhadap tikus. (AFP/Hym/X-3)
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Tes darah baru mampu mendeteksi risiko komplikasi mematikan pada pasien hypertrophic cardiomyopathy (HCM). Terobosan besar bagi jutaan pengidap jantung genetik.
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Para pelari disarankan agar rutin mendeteksi masalah jantung, seperti keberadaan plak, sedini mungkin.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa aerosol dari vape mengandung zat berbahaya seperti partikel halus, logam berat, dan senyawa organik volatil yang dapat masuk
Kajian BRIN yang dirilis pada November 2025 menjadi rujukan awal penting dalam memperkuat landasan ilmiah bagi kebijakan pengendalian tembakau.
INDONESIA saat ini sedang menghadapi situasi meningkatnya jumlah perokok dengan prevalensi mencapai 7,2% dari jumlah penduduk. I
Maladewa resmi melarang generasi muda lahir setelah 2007 merokok, membeli, atau menjual tembakau.
Vape atau rokok elektrik kini menjadi tren populer, terutama di kalangan anak muda, karena desainnya yang menarik dan berbagai pilihan rasa cairan
Vape memang menyimpan banyak risiko kesehatan, bahkan lebih berbahaya daripada rokok konvensional dalam beberapa aspek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved