Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Kajian BRIN Dorong Industri Rokok Elektrik Perkuat Pengawasan Mutu

Naufal Zuhdi
27/11/2025 20:48
Kajian BRIN Dorong Industri Rokok Elektrik Perkuat Pengawasan Mutu
Ilustrasi(Antara)

Kajian laboratorium Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dirilis pada November 2025 menjadi rujukan awal penting dalam memperkuat landasan ilmiah bagi kebijakan pengendalian tembakau yang lebih proporsional. Temuan tersebut juga menekankan urgensi pengawasan mutu yang ketat, pelabelan yang transparan, serta standar pengujian yang sejalan dengan praktik internasional.

Di tengah rekomendasi ilmiah tersebut, industri rokok elektrik Indonesia sendiri sedang memasuki fase penyesuaian setelah pertumbuhan pesat beberapa tahun sebelumnya. Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) mencatat perlambatan akibat penurunan daya beli serta regulasi yang semakin ketat. Kendati demikian, prospek jangka menengah tetap menjanjikan. Penerimaan cukai 2024 dari rokok elektrik mencapai Rp 2,65 triliun, tumbuh 43,7% secara tahunan. Perkumpulan Produsen E-Liquid Indonesia (PPEI) juga mencatat ekosistem industri ini menyerap 150-200 ribu tenaga kerja, dengan potensi meningkat menjadi 280 ribu pekerja pada 2030 jika regulasi stabil.

Menanggapi dinamika tersebut sekaligus memperkuat standar mutu di tingkat industri, PT Delta Sukses Teknologi meluncurkan DWAY Ultra pada 27 November 2025. Produk open-system terbaru ini dirancang untuk memberi fleksibilitas lebih besar dan kontrol penuh bagi konsumen dewasa, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap inovasi yang sejalan dengan regulasi.

“Pertumbuhan industri ke depan tidak hanya ditopang ekspansi, tetapi juga peningkatan standar, kepatuhan, dan edukasi konsumen. DWAY Ultra merupakan bentuk nyata komitmen tersebut,” ujar Commercial and Corporate Director PT Delta Sukses Teknologi, Ira Octaviera, dalam siaran pers, Kamis (27/11).

DWAY Ultra hadir dengan adjustable airflow, dua opsi cartridge 2 ml (0,6Ω 11–25W dan 0,8Ω 11–18W), baterai 1.000 mAh, layar LED yang menampilkan resistansi hingga status baterai secara real time, serta beragam fitur proteksi seperti 10-second timeout dan deteksi arus pendek.

Selaras dengan rekomendasi BRIN tentang kualitas dan standarisasi, Ira menegaskan bahwa perusahaan menerapkan pengawasan berlapis, transparansi komposisi, serta protokol uji mutu ketat. Seluruh varian liquid DWAY diproduksi menggunakan bahan berkualitas, diuji sesuai prosedur, dan telah memenuhi regulasi nasional serta standar Tobacco Products Directive (TPD – 2014/40/EU) dari Uni Eropa.

PT Delta Sukses Teknologi menekankan bahwa kualitas produk dan kepercayaan konsumen merupakan fondasi keberlanjutan industri rokok elektrik di Indonesia. Karena itu, perusahaan berkomitmen memperkuat riset, inovasi, dan kepatuhan regulasi di setiap lini produksi.

“Kami ingin menjadi bukti bahwa inovasi dan kepatuhan bisa berjalan seiring. Ke depan, riset, pengembangan teknologi, serta edukasi konsumen akan menjadi pilar utama kontribusi kami bagi industri,” tutup Ira. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya