Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
Kajian laboratorium Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dirilis pada November 2025 menjadi rujukan awal penting dalam memperkuat landasan ilmiah bagi kebijakan pengendalian tembakau yang lebih proporsional. Temuan tersebut juga menekankan urgensi pengawasan mutu yang ketat, pelabelan yang transparan, serta standar pengujian yang sejalan dengan praktik internasional.
Di tengah rekomendasi ilmiah tersebut, industri rokok elektrik Indonesia sendiri sedang memasuki fase penyesuaian setelah pertumbuhan pesat beberapa tahun sebelumnya. Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) mencatat perlambatan akibat penurunan daya beli serta regulasi yang semakin ketat. Kendati demikian, prospek jangka menengah tetap menjanjikan. Penerimaan cukai 2024 dari rokok elektrik mencapai Rp 2,65 triliun, tumbuh 43,7% secara tahunan. Perkumpulan Produsen E-Liquid Indonesia (PPEI) juga mencatat ekosistem industri ini menyerap 150-200 ribu tenaga kerja, dengan potensi meningkat menjadi 280 ribu pekerja pada 2030 jika regulasi stabil.
Menanggapi dinamika tersebut sekaligus memperkuat standar mutu di tingkat industri, PT Delta Sukses Teknologi meluncurkan DWAY Ultra pada 27 November 2025. Produk open-system terbaru ini dirancang untuk memberi fleksibilitas lebih besar dan kontrol penuh bagi konsumen dewasa, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap inovasi yang sejalan dengan regulasi.
“Pertumbuhan industri ke depan tidak hanya ditopang ekspansi, tetapi juga peningkatan standar, kepatuhan, dan edukasi konsumen. DWAY Ultra merupakan bentuk nyata komitmen tersebut,” ujar Commercial and Corporate Director PT Delta Sukses Teknologi, Ira Octaviera, dalam siaran pers, Kamis (27/11).
DWAY Ultra hadir dengan adjustable airflow, dua opsi cartridge 2 ml (0,6Ω 11–25W dan 0,8Ω 11–18W), baterai 1.000 mAh, layar LED yang menampilkan resistansi hingga status baterai secara real time, serta beragam fitur proteksi seperti 10-second timeout dan deteksi arus pendek.
Selaras dengan rekomendasi BRIN tentang kualitas dan standarisasi, Ira menegaskan bahwa perusahaan menerapkan pengawasan berlapis, transparansi komposisi, serta protokol uji mutu ketat. Seluruh varian liquid DWAY diproduksi menggunakan bahan berkualitas, diuji sesuai prosedur, dan telah memenuhi regulasi nasional serta standar Tobacco Products Directive (TPD – 2014/40/EU) dari Uni Eropa.
PT Delta Sukses Teknologi menekankan bahwa kualitas produk dan kepercayaan konsumen merupakan fondasi keberlanjutan industri rokok elektrik di Indonesia. Karena itu, perusahaan berkomitmen memperkuat riset, inovasi, dan kepatuhan regulasi di setiap lini produksi.
“Kami ingin menjadi bukti bahwa inovasi dan kepatuhan bisa berjalan seiring. Ke depan, riset, pengembangan teknologi, serta edukasi konsumen akan menjadi pilar utama kontribusi kami bagi industri,” tutup Ira. (E-3)
Mengaca pada kesuksesan Inggris dan AS, teknologi track & trace menjadi kunci amankan penerimaan cukai vape Indonesia
Fokus BNN seharusnya diarahkan pada pelaku ilegal, bukan justru menuding semua pelaku industri legal yang sudah patuh pada aturan.
BNN RI menyarankan larangan penggunaan rokok elektrik (vape) di Indonesia karena 23,97% sampel liquid mengandung narkotika, berpotensi disalahgunakan untuk konsumsi narkoba.
BADAN Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali berhasil menyita ratusan kemasan liquid yang biasa digunakan untuk rokok elektrik karena mengandung sediaan narkotika.
Lapas Kelas I Cipinang bergerak cepat menjalin koordinasi dengan Bareskrim Polri untuk mengusut dugaan pengendalian peredaran vape etomidate yang melibatkan warga binaan.
Penelitian di Amerika Serikat menunjukkan bahwa aerosol dari vape mengandung zat berbahaya seperti partikel halus, logam berat, dan senyawa organik volatil yang dapat masuk
Kedepannya, fasilitas ini akan diperkuat dengan antena parabola berdiameter 20 meter yang mampu bekerja pada rentang frekuensi tinggi hingga 50 GHz.
Pemerintah memperkuat kolaborasi riset untuk menopang target swasembada pangan nasional.
Banyak proyek eksplorasi Bulan saat ini melibatkan berbagai negara.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan peluang bagi Indonesia untuk terlibat dalam kolaborasi misi observatorium astronomi di bulan.
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengidentifikasi keberadaan udang pisang endemik Indonesia melalui pendekatan analisis DNA molekuler.
Hal itu karena serangan Iran ke sejumlah negara tetangganya merupakan respons atas operasi militer AS-Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved