Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENCEMARAN pestisida di Sungai Cisadane dapat ditangani melalui restorasi ekosistem sungai lewat rehabilitasi zona riparian. Hal itu disampaikan Peneliti dari Pusat Riset Limnologi dan Sumberdaya Air, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ignasius Sutapa.
Ia mengusulkan mitigasi jangka pendek dan strategi jangka panjang untuk penanganan pencemaran pestisida di Sungai Cisadane.
Untuk mitigasi jangka pendek, ia merekomendasikan penutupan sementara intake air baku PDAM di zona terdampak, peningkatan pemantauan kualitas air secara real-time.
Selain itu, perlu edukasi pada masyarakat agar mereka tak menggunakan air sungai hingga dinyatakan aman.
Ia juga mengusulkan netralisasi atau remediasi in-situ ketika sumber pencemaran di Sungai Cisadane masih teridentifikasi.
Untuk strategi jangka panjang, Ignasius mengatakan hal itu bisa dimulai dari penguatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelaku pencemaran B3, pembangunan sistem peringatan dini berbasis sensor kualitas air online.
Pemerintah, sambung dia, juga bisa melakukan diversifikasi sumber air baku untuk meningkatkan ketahanan air saat terjadi krisis.
Untuk restorasi terhadap ekosistem sungai melalui rehabilitasi zona riparian dinilai sangat krusial guna meningkatkan kapasitas alami sungai dalam menyaring polutan.
Masyarakat juga diimbau agar tak panik dan mengikuti instruksi pemerintah serta perusahaan daerah penyedia air minum (PDAM).
"Kami mengimbau agar tidak panik, tetapi tetap waspada dan mengikuti instruksi resmi pemerintah dan PDAM. Jangan menggunakan air sungai untuk memasak, minum, mencuci, atau mandi sampai ada pernyataan bahwa air telah aman," tutur dia. (Ant/H-4)
pencemaran Sungai Cisadane oleh pestisida dapat menimbulkan efek kesehatan. Meskipun air permukaan sungai itu bisa tampak jernih kembali, ada ancaman toksititas
Kepala BRIN Arif Satria terjunkan tim ahli untuk teliti dampak 20 ton pestisida di Sungai Cisadane. Warga dilarang gunakan air sungai demi kesehatan.
DLH Banten menargetkan pembersihan limbah pestisida di Sungai Cisadane selesai dalam dua minggu. Warga dilarang gunakan air sungai akibat risiko racun B3.
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengungkap gudang pestisida PT BS di Tangerang tak miliki IPAL. Sanksi pidana dan perdata menanti pelaku pencemaran Cisadane.
Menteri LH Hanif Faisol menggugat PT Biotek Saranatama terkait pencemaran pestisida di Sungai Cisadane. Simak update penanganan dan dampak ekologisnya.
Pemerintah berhasil merampungkan pembangunan 5.500 unit rumah hunian, di mana 1.500 unit di antaranya selesai pada bulan pertama.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
SATUAN Tugas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI mengungkapkan empat permasalahan utama yang harus segera dituntaskan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatra.
Langkah ini diambil agar normalisasi sungai dapat berjalan selaras dengan program rekonstruksi yang sedang dijalankan oleh pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved