Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Haji dan Umroh Kerjaaan Arab Saudi telah mengeluarkan surat edaran tentang Massar yang merekomendaikan jamaah haji dam umroh untuk melakukan perekaman biometrik di negara-negara dengan pusat pelayanan biometrik haji dan umroh.
Proses perekaman biometrik di dalam negeri itu dianjurkan dilakukan usai jamaah mendapatkan Visa haji dan umroh. Dengan demikian, saat mendarat di Arab Saudi, jamaah bisa menghemar waktu tunggu dan bisa segera melakukan ibadah haji dan umroh.
Kerajaan Arab Saudi pun menegaskan akan melakukan tindakan tegas bagi peziarah yang tidak mengikuti prosedur visa yang benar. Baru-baru ini, Arab Saudi juga telah melakukan deportasi terhadap pelanggaran visa tersebut.
“Untuk menghindari kejadian yang tidak menguntungkan tersebut, calon jamaah haji dan umrah harus mengajukan kategori visa yang sesuai dengan tujuannya melalui melalui agen perjalanan resmi yang terdaftar di Komite Haji dan Umroh," tulis Kemenerian Haji dan Umroh Arab Saudi dalam edarannya dikutip dari keterangan tertulisnya.
Untuk diketahui, e-visa turis yang baru diperkenalkan tidak dapat digunakan untuk memasuki Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan haji atau umrah. E-visa tersebut hanya memungkinkan turis untuk menghadiri konser dan acara olahraga yang terjadi di Kerajaan.
Baca juga : Sukses, 2020 Zonasi Haji Dipertahankan
"Tanpa visa dan dokumen yang sesuai, peziarah akan mengalami hambatan dan atau di deportasi ke negara asal," tegasnya.
Proses perekaman biometrik merupakan proses standar yang wajib dilakukan sebelum memasuki wilayah Arab Saudi. Tanpa prosedur pengajuan visa yang tepat jamaah bisa saja dideportasi ke negara asal.
Bila perekaman biometrik di lakukan di negara asal, jamaah hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit di pusat layanan visa. Bila dilakukan di bandara Aeab Saudi, waktu tunggu bisa berlangsung lama karena bergantung pada jumlah jamaah yang datang.
Meski demikian, perekaman biometrik di negara asal jamaah hanya dapat dilakukan di pusat layanan visa resmi yang di sahkan oleh Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi, dengan proses yang sangat aman dan cepat, meliputi pengambilan gambar wajah dengan kamera digital serta pemindaian 10 sidik jari dengan pemindai jari digital.
"Proses perekaman biometrik sebelum ini dilakukan pada lokasi asal jamaah sebelum keberangkatan atau di Bandara Internasional King Abdulaziz & Bandara Internasional Prince Mohammed Bin Abdulaziz,' pungkas Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi. (RO/OL-7)
Fokus utama kampanye ini adalah membuka akses bagi wisatawan, termasuk dari Indonesia, untuk menjelajahi sisi paling ikonik dari Arab Saudi.
HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah.
TERPIDANA kasus kejahatan seksual Jeffrey Epstein mengatakan kepada seorang pengusaha Qatar bahwa Doha perlu 'bernyanyi dan menari' untuk Israel.
Donald Trump mendesak Teheran segera berunding untuk mencapai kesepakatan baru terkait senjata nuklir atau bersiap menghadapi serangan dari AS.
PUTRA Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengatakan kerajaan tidak akan mengizinkan wilayah udaranya atau wilayah teritorialnya digunakan untuk aksi militer apa pun terhadap Iran.
Ustaz Zakaria menekankan bahwa aturan di Tanah Haram bukan untuk membatasi jemaah, melainkan menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah.
Garuda Indonesia menargetkan nilai transaksi hingga Rp520 miliar melalui penyelenggaraan Garuda Indonesia Umrah Travel Fair (GUTF) 2026
Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji.
Banyaknya hadiah yang disiapkan dalam event kali ini mendapat sambutan hangat dan sorak-sorai dari ribuan peserta.
Melalui event ini Sahid Tour menegaskan komitmennya membangun ekosistem layanan haji dan umrah yang berkelanjutan.
DANANTARA Indonesia resmi mengakuisisi hotel dan real estat di kawasan Mekah, Arab Saudi memperoleh apresiasi.
Tindakan tersebut tidak pantas secara etika maupun kemanusiaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved