Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebaran asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin meluas di wilayah Riau atau Kalimantan Tengah. Hal itu menyebabkan kualitas udara di Kota Pekanbaru menurun pada tingkat kurang sehat dengan konsentrasi partikel meter (PM) 10 sebesar 173 dan di Kota Palangkaraya kualitas udara pada tingkat sedang konsentrasi PM10 sebesar 126.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan asap terdeteksi di wilayah Riau, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah hingga mengarah ke Tenggara dan Utara.
"Tidak ada asap masuk ke negeri tetangga yaitu Singapura dan Malaysia," ujarnya melalui siaran pers, di Jakarta, Sabtu (10/8).
Baca juga: Masyarakat di Wilayah Karhutla Harus Batasi Aktivitas Luar Ruang
Dari hasil pantauan satelit untuk jumlah titik panas (hotspot), pada Sabtu (10/8) pukul 07.00 WIB, kategori sedang dan tinggi hasil pantauan satelit di Riau 126 titik, di Jambi 4 titik, di Sumatra Selatan 13, di Kalimantan Barat 533 titik, di Kalimantan Tengah 159 titik dan di Kalimantan Selatan 13 titik.(OL-5)
Dari 11 daerah tersebut, total luasan Karhutla sebanyak 1.041,74 Hektare (Ha).
Zulkifli menegaskan bahwa tim krisis Provinsi akan terus melakukan pemantauan intensif terhadap daerah-daerah yang mulai terdampak kebakaran.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Dari sebanyak 8 lokasi Karhutla di Riau, wilayah Kabupaten Pelalawan merupakan daerah yang cukup luas terdampak.
Candi Muara Takus merupakan salah satu situs cagar budaya paling signifikan di Sumatra dengan nilai sejarah dan arkeologis yang sangat tinggi.
HARIMAU Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) berusia remaja menuju dewasa dilaporkan muncul di sekitar pemukiman penduduk di RT.14/RW.14 Desa Benteng Hulu, Siak, Riau.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved