Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Setiap anak berhak untuk mendapatkan dukungan nutrisi terbaik dan stimulasi tepat sedini mungkin agar dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal sehingga berkesempatan untuk mengasah potensi prestasi yang mereka miliki.
Anak yang sehat dan berkualitas merupakan harapan terbaik untuk terbentuknya generasi yang terus berprestasi dan akan membawa kemajuan di masa depan. Untuk itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak agar anak Indonesia bisa mendapatkan nutrisi dan stimulasi yang diperlukan sehingga dapat mengembangkan potensi prestasi mereka untuk kemajuan bangsa di masa depan.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2019, SGM Eksplor menghadirkan rangkaian kegiatan edukasi di Taman Prestasi Sahabat Generasi Maju yang berada di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/07).
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengajak orang tua dan anak Indonesia untuk kembali mengingat pentingnya pemenuhan nutrisi yang lengkap dan stimulasi yang tepat untuk mengasah serta membentuk lima potensi prestasi anak generasi maju yaitu berpikir kreatif, bantu tumbuh kembang, supel, mandiri, dan percaya Diri.
Marketing Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo, mengatakan, “Kami percaya bahwa kemajuan bangsa Indonesia sangat bergantung pada prestasi sumber daya manusianya. Pada momen ini, kami ingin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyadari pentingnya dukungan pemenuhan nutrisi dan stimulasi tepat untuk terwujudnya anak generasi maju.”
Astrid mengingatkan pentingnya pilihan nutrisi bagi si kecil harus komplinutri yang dilengkapi dengan minyak ikan, Omega 3, kalsium, vitamin D, serat pangan Inulin, zinc, dan vitamin C. Selain menghadirkan produk nutrisi, orang harus mendapat edukasi tentang nutrisi seimbang.
“Selain pemenuhan nutrisi, kami juga mendorong diberikannya stimulasi tepat sedini mungkin bagi si kecil, salah satunya dengan menghadirkan Taman Prestasi Sahabat Generasi Maju. Di Taman ini, disediakan berbagai kegiatan menarik dan edukatif mulai dari lomba mewarnai, berbagai arena permainan yang seru dan edukatif,” papar astrid.
“Melalui permainan yang ada, orang tua dan anak-anak dapat mempelajari dan mengenal beberapa stimulasi yang dapat mendukung serta mengasah potensi prestasi si Kecil. Seperti arena bermain Taman Cerdas Berkreasi, terdapat permainan simulasi menerbangkan pesawat dan menjalankan misi untuk mengumpulkan keping komplinutri. Dari permainan ini, si kecil dapat belajar tentang bagaimana berpikir kreatif,” jelas Astrid.
Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si., Psi., seorang psikolog anak dan keluarga yang juga turut terlibat sebagai konsultan untuk kegiatan Taman Prestasi Sahabat Generasi Maju, mengatakan,“Penting untuk memberikan dukungan komplit bagi si kecil yang terdiri dari pemenuhan nutrisi.”
Anna Surti menambahkan stimulasi yang tepat perlu diberikan untuk mendukung dan mengasah potensi prestasi si kecil agar bantu berpikir kreatif, supel, mandiri serta percaya diri. “Semua aspek tersebut penting untuk dikembangkan sedini mungkin agar kelak si Kecil menjadi generasi maju yang berprestasi dan berkepribadian baik,” tambahnya.
Akrtis muda Mikha Tambayong juga turut mendukung anak-anak Indonesia gar bisa menjadi generasi maju. “Kita semua tentunya memimpikan Indonesia yang lebih baik dan lebih maju di masa depan. Hal tersebut bukanlah hal yang mustahil apabila kita semua ambil andil, sekecil apapun, dalam mendukung anak-anak Indonesia mengembangkan potensinya dan berprestasi sesuai bidangnya.”
Sebelumnya, Taman Prestasi Sahabat Generasi Maju juga telah mendorong edukasi nutrisi dan stimulasi dari 3.000 partisipan di tiga kota besar lainnya yaitu Surabaya pada 21 April 2019, Medan 27 April 2019, Yogyakarta 28 April 2019, dan terakhir akan berlangsung di Bandung pada 28 Juli 2019. (OL-09)
Tidur cukup bukan sekadar istirahat. Ini 7 manfaat tidur berkualitas bagi kesehatan tubuh dan mental.
Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya menyebut Indonesia kekurangan 92 ribu dokter dan meluncurkan program pendidikan spesialis hospital based.
KEBIASAAN kurang bergerak atau duduk terlalu lama saat bekerja alasan mengapa bahu, leher, atau punggung terasa sakit. 7 gerakan peregangan meredakan punggung bawah.
Peran brand dalam sektor kesehatan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
MINIMNYA aktivitas fisik disebut sebagai salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami demensia atau Alzheimer usia muda
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved