Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
GRUP balada kontemplatif asal Lampung, Orkes Bada Isya, kembali menyapa pendengar dengan karya terbaru yang mendalam. Tepat pada 6 Maret 2026, kolektif musik ini resmi merilis single berjudul Cakrawala di berbagai platform streaming digital (DSP).
Lagu yang ditulis dan dikomposisikan oleh Robby Aslam Amrouzi ini bukan sekadar gubahan nada biasa. Cakrawala lahir dari sebuah kegelisahan eksistensial mengenai cara manusia berinteraksi dengan alam semesta. Dalam perspektif Orkes Bada Isya, manusia modern cenderung terlalu sibuk menguasai dan mengeksploitasi alam, namun sering kali lupa untuk benar-benar mendengarkannya.
Berbeda dengan narasi lagu bertema lingkungan pada umumnya, “Cakrawala” tidak menempatkan alam sebagai latar belakang atau objek semata. Di sini, alam diposisikan sebagai subjek yang hidup dan memiliki suara sendiri. Hal ini tercermin kuat dalam penggalan liriknya yang puitis:
“Hening di cakrawala
Membawa rahasia
Mengendap lama dan tak bernama”
Melalui aransemen yang hangat dan intim, lagu ini mengajak pendengar untuk meninjau kembali relasi mereka dengan elemen-elemen dasar kehidupan seperti angin, sungai, laut, dan hutan. Pesan utamanya bukan sekadar tentang kampanye menyelamatkan bumi, melainkan upaya menyelamatkan sisi kemanusiaan—yakni kemampuan manusia untuk kembali merasa, mendengar, dan menghormati keberadaan di luar dirinya.
Orkes Bada Isya, yang berakar dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bidang Seni Universitas Lampung, telah bertransformasi menjadi kolektif balada kontemporer yang diperhitungkan. Mereka dikenal konsisten dalam merawat kedalaman lirik serta melakukan eksplorasi lintas disiplin seni.
Sebelum merilis Cakrawala, grup ini telah membangun fondasi yang kuat melalui album Menuju Rumahmu—sebuah proyek alih wahana puisi penyair nasional asal Lampung—serta deretan single yang dirilis secara berkala dalam beberapa tahun terakhir.
| Tahun Rilis | Judul Karya | Format |
|---|---|---|
| - | Menuju Rumahmu | Album |
| 2022 | Ingatan | Single |
| 2024 | Suaka Luka | Single |
| 2025 | Arah Pulang | Single |
| 2025 | Angin Malam | Single |
| 2026 | Cakrawala | Single Terbaru |
Peluncuran Cakrawala didahului dengan kampanye organik melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube sejak dua minggu sebelum rilis resmi. Fokus utama dari kampanye ini adalah membangun kesadaran (awareness) dan koneksi emosional dengan pendengar, alih-alih sekadar mengejar tren sesaat.
Langkah ini menegaskan komitmen Orkes Bada Isya untuk menumbuhkan komunitas pendengar yang solid dan reflektif. Kehadiran single ini sekaligus menjadi fondasi penting bagi perjalanan mereka menuju pengerjaan album kedua yang sangat dinantikan oleh para penikmat musik balada di tanah air. (Z-1)
G&LDH luncurkan CLOUD DREAM project, kolaborasi 7 artis Tailan dan Jepang (FLIO & WOLF HOWL HARMONY) dalam dokumenter perjalanan musik global.
Park Min-ji eks Secret Number resmi memulai karier solo dengan nama panggung MELONii. Simak detail debut lagu Risky Risky yang dirilis di Jakarta.
Avenged Sevenfold siap guncang JIS pada 10 Oktober 2026. Simak alasan promotor Ravel Entertainment memilih JIS sebagai venue konser stadium show ini.
Avenged Sevenfold (A7X) resmi kembali ke Jakarta pada 10 Oktober 2026 di JIS. Simak jadwal presale, harga tiket, dan informasi lengkapnya di sini.
Avenged Sevenfold (A7X) resmi kembali ke Jakarta pada 10 Oktober 2026 di JIS. Simak harga tiket mulai Rp665 ribu dan jadwal presale di sini.
Park Min-ji eks Secret Number resmi memulai karier solo dengan nama panggung MELONii. Simak detail debut lagu Risky Risky yang dirilis di Jakarta.
Setelah tampil memukau di akhir pekan lalu, ONE OR EIGHT sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi GQ Hong Kong x Vogue Hong Kong Double Vision gala.
Di Ujung Waktu dari Namira Anjali berkisah tentang pertemuan dengan cinta yang terasa utuh dan dewasa, namun hadir pada situasi yang mustahil untuk dipersatukan.
Setelah sukses menyelesaikan tur BALLISTIK BOYZ LIVE TOUR 2025 IMPACT pada November lalu, grup ini kini memasuki fase artistik yang lebih berani namun tetap relevan.
Mengusung genre bittersweet pop, USOTSUKI dari STARGLOW menyajikan kontras yang unik antara aransemen musik yang ceria dengan lirik penuh penyesalan tentang cinta yang telah usai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved