Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Lady Gaga Kecam Tindakan ICE dalam Konser di Tokyo: Hati Saya Hancur

Thalatie K Yani
02/2/2026 05:39
Lady Gaga Kecam Tindakan ICE dalam Konser di Tokyo: Hati Saya Hancur
Di tengah konser Mayhem Ball di Tokyo, Lady Gaga sampaikan pidato emosional mengecam tindakan ICE terhadap imigran di Amerika Serikat dan menyerukan perdamaian.(Instagram)

BINTANG pop dunia, Lady Gaga, memanfaatkan panggung konsernya di Tokyo Dome, Jepang, untuk menyuarakan kritik tajam terhadap lembaga Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE). Di hadapan ribuan penggemar, penyanyi berjuluk Mother Monster ini menyampaikan pidato emosional mengenai krisis kemanusiaan yang tengah terjadi di negaranya.

Gaga, yang dijadwalkan menyelesaikan rangkaian lima malam konsernya di Tokyo pada 30 Januari, mengungkapkan kegelisahannya menjelang kepulangannya ke Amerika Serikat. Ia menyoroti penargetan terhadap keluarga dan anak-anak imigran yang menurutnya sangat tidak manusiawi.

"Saya ingin meluangkan waktu sejenak untuk membicarakan sesuatu yang sangat penting bagi saya... Dalam beberapa hari, saya akan pulang ke rumah dan hati saya hancur memikirkan orang-orang, anak-anak, keluarga, di seluruh Amerika, yang menjadi target kejam oleh ICE. Saya memikirkan semua penderitaan mereka dan bagaimana hidup mereka hancur tepat di depan mata kita," ujar Gaga dengan emosional.

Soroti Insiden Penembakan di Minnesota

Dalam pidatonya, Gaga juga menyinggung insiden penembakan seorang perawat ICU, Alex Pretti, oleh agen ICE di Minneapolis, Minnesota, yang terjadi pada hari Sabtu lalu. Insiden ini telah memicu ketakutan luar biasa di tengah masyarakat lokal, terutama karena Gaga dijadwalkan akan tampil di St. Paul, Minnesota, pada April mendatang.

Ia menekankan hilangnya rasa aman dalam sebuah komunitas merupakan luka bagi semua orang. Gaga pun menyerukan agar para pemimpin segera mengubah kebijakan mereka.

"Kita perlu kembali ke tempat yang aman, damai, dan penuh tanggung jawab. Orang baik tidak seharusnya berjuang begitu keras dan mempertaruhkan nyawa demi kesejahteraan serta rasa hormat. Saya harap para pemimpin kita mendengarkan," tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan, Gaga mempersembahkan lagu "Come to Mama" untuk semua orang yang merasa sendirian dan tidak berdaya akibat situasi politik dan sosial yang sulit saat ini.

Konsistensi dalam Aktivisme

Aksi protes ini menambah panjang daftar selebriti yang mengecam tindakan ICE, menyusul nama-nama seperti Mark Ruffalo dan Olivia Wilde. Sepanjang tur "Mayhem Ball", Gaga juga terus menunjukkan dukungannya terhadap komunitas LGBTQ+. Ia kerap tampil menggunakan selempang warna bendera trans dan mengubah jubah panggungnya menjadi bendera pelangi raksasa saat membawakan lagu "Paparazzi".

Setelah menyelesaikan turnya di Tokyo, Lady Gaga akan segera bertolak ke Amerika Serikat untuk tampil di ajang Grammy Awards 2026 pada hari Minggu. Tahun ini menjadi pencapaian besar baginya dengan mengantongi tujuh nominasi, termasuk Album of the Year untuk "Mayhem" serta Song of the Year dan Record of the Year untuk lagu "Abracadabra". (Variety/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya