Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI dan penulis lagu asal Tulungagung, Febinda Tito, resmi merilis album terbaru bertajuk Terbentur, Terbentur, Terbentur. Karya ini menjadi representasi jujur dari perjalanan panjang sang musisi dalam menghadapi kegagalan, kelelahan emosional, hingga upaya bertahan di bawah tekanan ekspektasi hidup dan asmara.
Lahir dari proses yang penuh ketidaktahuan dan keterbatasan, album ini digarap secara lebih mandiri oleh Tito.
Menariknya, dalam proses produksi, ia kembali berkolaborasi dengan dua produser yang telah menemaninya sejak era amatir di album pertama, yakni Wildan Ruruh dan Windu Airlangga.
Kebersamaan mereka dalam menghadapi keraguan dan tekanan di setiap tahap produksi justru membentuk cara baru bagi Tito dalam memahami musik dan jati dirinya.
Melalui judul Terbentur, Terbentur, Terbentur, Tito tidak bermaksud menyampaikan keluhan. Judul tersebut merupakan sebuah pengakuan bahwa jatuh bisa terjadi berkali-kali, dan bertahan tidak selalu berarti harus bangkit dengan gegap gempita.
Lewat rangkaian lagu di dalamnya, ia merajut cerita tentang perasaan yang sulit usai, posisi menjadi pilihan kedua, harapan yang tertunda, hingga fase berdamai dengan diri sendiri.
"Album ini bukan tentang solusi untuk berhasil. Tapi tentang menemani perasaan tidak nyaman yang kebingungan menemukan tempatnya untuk dirayakan," ujar Febinda Tito mengenai pesan utama karyanya.
Secara musikalitas, album ini menawarkan dinamika yang kuat dengan memadukan nuansa musik band khas era 2000-an dan sentuhan pop modern. Kombinasi ini memberikan ruang emosional dan energi yang berbeda di setiap lagunya.
Sebagai jembatan menuju optimisme, Tito menghadirkan lagu Damai Sentosa sebagai focus track. Lagu bernuansa upbeat ini dirancang untuk memberikan "ruang bernapas" di tengah perjalanan emosional album yang penuh benturan. (Z-1)
Kembali Kepadamu dari Pugar Restu Julian bukan sekadar lagu biasa, melainkan sebuah medium perenungan mengenai momen di mana segala perbuatan pada akhirnya akan kembali kepada diri sendiri.
Tur Harry Styles, Together, Together, akan berlangsung selama tujuh bulan, dimulai dari Mei hingga Desember.
Lagu Enggap Nafasku menjadi penanda kembalinya Dipaaa ke industri musik setelah sebelumnya sempat merilis lima lagu di sepanjang 2025.
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Pementasan Musikal Perahu Kertas akan menyajikan total 21 lagu, di mana 18 di antaranya merupakan lagu baru yang diciptakan khusus.
Lewat single terbaru berjudul Cinta tapi Terluka, The Chasmala, mengangkat realitas hubungan percintaan yang penuh luka, dipendam terlalu lama.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved