Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SKENA musik psychedelic rock tanah air kembali kedatangan energi baru yang segar dan progresif. White Chambers, unit dream-psych yang berbasis di Bali, resmi menandai langkah awalnya di industri musik dengan merilis mini album perdana bertajuk Kalopsia.
Melalui EP ini, White Chambers menawarkan sebuah perjalanan audio yang berani menabrak batasan norma musik konvensional.
Lahirnya White Chambers berawal dari pertemuan kembali dua musisi, Jimmy (gitar & vokal) dan Yuri (bass & vokal). Keduanya memutuskan pindah ke Bali dengan membawa visi yang sama: menciptakan gelombang musik psychedelic yang lebih eksploratif.
Guna memperkaya spektrum suara yang ingin dicapai, Yuri kemudian menggandeng Laila pada posisi gitar dan vokal untuk memberikan karakter vokal yang atmosferik. Formasi ini lantas disempurnakan oleh Rezta pada drum, yang membawa energi ritmis penuh dinamika.
Resmi terbentuk pada akhir 2025, kuartet ini bergerak cepat dalam meramu karya.
Dalam EP Kalopsia, White Chambers memadukan pengaruh kejayaan psych-rock era 70-an dengan inovasi modern.
Pendengar akan disuguhkan perpaduan antara riff gitar penuh fuzz, tekstur synth yang hangat, serta ritme yang berdenyut konsisten.
Secara tematik, Kalopsia sendiri menggambarkan sebuah ilusi keindahan dan persepsi yang menipu, membawa imajinasi pendengar menuju atmosfer yang berlapis emosi.
Secara musikalitas, pendekatan White Chambers terasa relevan bagi para penggemar eksplorasi musik kontemporer. Karakter mereka seakan menjadi titik temu bagi audiens yang menyukai groove menghipnotis ala King Gizzard & The Lizard Wizard atau The Claypool Lennon Delirium, nuansa dreamy dari Tame Impala dan Turnover, hingga sentuhan psychedelic fusion khas Altin Gün.
Kehadiran White Chambers dengan identitas Dream-Psych ini diharapkan mampu memberikan warna baru yang lebih progresif bagi perkembangan musik independen di Indonesia.
Saat ini, perjalanan unik yang ditawarkan dalam EP Kalopsia sudah dapat dinikmati secara luas melalui platform Bandcamp serta berbagai layanan Digital Streaming Platform (DSP) sejak 19 Desember 2025. (Z-1)
Penyanyi cilik Chelsea Felicia kembali meramaikan industri musik anak Tanah Air dengan meluncurkan album kedua bertajuk My Precious Moments.
Tahun ini, Java Jazz Festival resmi memindahkan lokasi acaranya ke Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di kawasan PIK 2, Tangerang, Banten.
Melalui lagu Inikah Cinta, Juke Band berusaha membawa pendengar bernostalgia dengan warna musik pop alternatif romantis yang sempat berjaya di medio 2000-an.
Secara filosofis, RANGR merupakan evolusi dari identitas sebelumnya yang bernama Ranger.
RiSing dirancang sebagai jembatan antara penikmat musik dan pelaku industri yang saling menguntungkan dengan menghadirkan layanan profesional berkaraoke di rumah yang praktis dan legal.
Setelah sukses mencatatkan ratusan ribu stream di Spotify dengan lagu-lagu bertema dinamika hubungan, Nanda Prima merilis single bertajuk Memori Satu Atap.
Penyanyi cilik Chelsea Felicia kembali meramaikan industri musik anak Tanah Air dengan meluncurkan album kedua bertajuk My Precious Moments.
Secara filosofis, RANGR merupakan evolusi dari identitas sebelumnya yang bernama Ranger.
Proses penggarapan Nothing Blooms at Midnight terbilang unik karena adanya pergeseran peran di balik layar Lucien Sunmoon.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Peluncuran lagu Çike Çike dari Bebe Rexha menyusul pengumuman album keempat sekaligus album visual pertama dalam katalog musik Bebe yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 mendatang.
Album Hilary Duff yang berisi 11 lagu ini diproduseri oleh sang suami, peraih penghargaan Grammy Matthew Koma, bersama dengan Brian Phillips.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved