Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMIKA dan bagian dari The Founder5, Pandji Pragiwaksono, angkat bicara perihal etika dalam penggunaan materi sensitif dalam stand-up comedy, khususnya menjelang pementasan The Founder5 II: Unfinished Business.
Pandji menanggapi isu mengenai candaan yang berpotensi menyentil seseorang, seperti kasus Raditya Dika yang sempat menjadi sasaran bullying di panggung The Founder5 karena mengaku sebagai seorang introvert.
Ia menegaskan bahwa niat menghibur adalah landasan utama materi komedi yang dibawakan oleh para komedian profesional di The Founder5.
“Selama kami percaya bahwa niatnya baik, datang dari tempat yang baik, keluaran (output)-nya juga baik,” kata Pandji, dikutip Sabtu (6/12)
Meski didasari niat baik, Pandji menyadari bahwa materi lawakan, terutama yang mengangkat situasi privat atau keresahan pribadi, berpotensi memicu kesalahpahaman. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya tanggung jawab.
Pandji menegaskan para founder harus siap bertanggung jawab apabila materi yang dibawakan melenceng dari konteks.
Ia juga menyatakan kesediaan untuk meminta maaf jika candaan tersebut disalahartikan oleh penonton yang bukan berprofesi sebagai performer komedi.
“Kalau pada akhirnya ada yang salah tangkap atau keluar konteks, tentu sebagai seseorang yang cuma kepingin bikin orang ketawa, harus bersedia untuk meminta maaf,” tegasnya.
Kesiapan ini menjadi bentuk profesionalisme dalam berkesenian.
The Founder5 II: Unfinished Business akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 14 Desember mendatang. Pandji mengungkapkan bahwa materi lawakan yang akan dibawakan akan mengangkat isu-isu yang sangat kekinian, meskipun detail spesifiknya masih dirahasiakan.
Pertunjukan kali ini mengusung konsep Trifecta, yaitu perpaduan antara stand-up comedy, sketsa, dan improvisasi. Format ini menuntut sinergi yang kuat antara tim inti The Founder5 dengan para bintang tamu agar lawakan yang disampaikan dapat memancing tawa penonton tanpa menyinggung siapa pun di atas panggung.
Untuk mendukung konsep ini, The Founder5 menggandeng sejumlah talenta baru.
“Semuanya profesional,” ujar Pandji.
Ia menambahkan bahwa penambahan Hifdzi Khoir (yang tidak bermain tahun lalu), serta Ummi Quary dan Mister Aloy (Aldi Renaldi), dilakukan karena melihat perkembangan luar biasa dari talenta mereka.
Penambahan elemen sketsa dan improvisasi ini menjadi upaya para komedian untuk terus berinovasi, sembari mempertahankan misi utama mereka: membuat penonton tertawa. (Ant/Z-1)
Komika Pandji Pragiwaksono secara resmi telah menuntaskan prosesi sidang adat Toraja yang berlangsung selama dua hari, 10-11 Februari 2026.
Usai pemeriksaan yang berlangsung pada Jumat (6/2/2026), Pandji Pragiwaksono menegaskan bahwa dirinya tidak merasa melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.
Komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penistaan agama terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Menurut Abdullah, sebagai warga negara, Pandji memiliki hak konstitusional untuk menyampaikan pendapat dan kritik, selama hal tersebut dilakukan dengan cara yang baik.
Proses hukum akan diawali dengan langkah klarifikasi untuk memastikan duduk perkara.
Dalam film Suka Duka Tawa, Enzy Storia memerankan karakter bernama Adin, yang bersinggungan erat dengan dunia komedi tunggal.
Admin kanal YouTube Pandji Pragiwaksono diperiksa Dittipidsiber Bareskrim Polri terkait dugaan penghinaan terhadap suku Toraja
Komika Pandji Pragiwaksono secara resmi telah menuntaskan prosesi sidang adat Toraja yang berlangsung selama dua hari, 10-11 Februari 2026.
Sidang adat yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh 32 pimpinan Tongkonan Adat Toraja menjatuhkan sanksi berupa denda hewan ternak kepada Pandji Pragiwaksono.
Polda Metro Jaya akan periksa ahli terkait kasus dugaan penistaan agama Pandji Pragiwaksono dalam stand up comedy Mens Rea. Keterangan ahli dibutuhkan.
Usai pemeriksaan yang berlangsung pada Jumat (6/2/2026), Pandji Pragiwaksono menegaskan bahwa dirinya tidak merasa melakukan pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan.
Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak merasa berada pada posisi melakukan penistaan agama dalam show stand up comedy Mens Rea.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved