Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

The HM7 Rilis Single Ha Em Sepen, Musik dengan Lirik Sunda dan Pesan Kehidupan

Basuki Eka Purnama
20/11/2025 17:29
The HM7 Rilis Single Ha Em Sepen, Musik dengan Lirik Sunda dan Pesan Kehidupan
The HM7(MI/HO)

DARI sebuah pertemanan sederhana yang lahir tanpa rencana dan tanpa orientasi bisnis, muncul sebuah kelompok musik berkarakter kuat: The HM7 (Huntu Muruluk Tujuh). 

Mengusung bahasa dan budaya Sunda sebagai identitas utama, The HM7 bertekad menghadirkan musik yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan moral kehidupan sehari-hari.

Kisah terbentuknya The HM7 berawal dari sekumpulan sahabat yang sering berkumpul di waktu senggang. 

"Dalam suasana santai dan penuh tawa, celetukan, "Ah maneh mah huntu!" yang ditujukan kepada seorang teman yang sering datang terlambat, menjadi momen tak terduga yang kemudian menginspirasi nama grup ini," ujar Danny

Ungkapan tersebut berkembang menjadi istilah "Huntu Muruluk" dan akhirnya disepakati sebagai "Huntu Muruluk Tujuh", atau The HM7. 

"Nama The HM7 ini kini menjadi simbol keakraban, spontanitas, dan kreativitas yang mewarnai perjalanan musik kami," ujar Dadang

"Pada November ini, kami The HM7 resmi merilis single perdana berjudul Ha Em Sepen, yang mengangkat cerita tentang seorang laki-laki berkeluarga—memiliki istri dan anak—namun kerap hidup dalam kebohongan kepada orang-orang terdekatnya," ungkap Danny

Proses rekaman lagu ini mengalir dengan natural. "Kami memulai dengan membuat guide lagu dan mencari referensi sound yang sesuai. Setelah komposisi mencapai sekitar 60%, barulah masuk ke proses take yang sebenarnya, lalu balancing, mixing, dan mastering. Lagu ini cukup unik," ungkap Beben, vokalis The HM7.

The HM7 memiliki visi untuk memperluas eksposur musik Sunda agar dapat bersaing dengan genre-genre lain yang sedang digemari anak muda, seperti musik Jawa dan musik dari Indonesia Timur.

"Kami ingin mendobrak pasar melalui Ha Em Sepen, agar musik Sunda Jawa Barat dapat diperhitungkan kembali di industri musik nasional," ujar Beben Bena. 

The HM7 berharap kehadiran mereka bisa menjadi pemantik semangat bagi masyarakat Jawa Barat untuk menjaga dan melestarikan seni dan budaya lokal. 

"Dengan inovasi, kolaborasi, dan adaptasi terhadap tren musik hari ini, kami yakin musik Sunda tidak akan hilang ditelan zaman," ujar Beben Bena.

The HM7 terdiri dari tiga musisi senior yang telah lama berkarya di dunia seni dan musik:

  • Beben Bena — Pendongeng viral dengan gaya bertutur realita; vokalis Mat Setun (2017–sekarang) dan komedian Bandung.
  • Dadang Hermawan — Penulis lirik spontan, produser, dan penggiat musik.
  • Tubagus Danny R — Songwriter, arranger, serta vokalis dan gitaris Deja Vu Band (1993–sekarang).

Kolaborasi antara Dan's Pro dan Raspati Record memperkuat produksi dan arah musikal The HM7 dalam merilis karya perdananya. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya