Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
TRIO pop alternatif Cassette Tape kembali dengan Dear Diary, sebuah lagu yang menangkap ruang cinta yang polos sekaligus kalang kabut di usia 22 tahun.
Jika single sebelumnya Newsflash menggambarkan beban emosional dan pilihan yang sulit, Dear Diary merayakan sisi lain dari proses tumbuh dewasa; sisi yang menyenangkan, bebas, dan jenaka, yang membuat cinta muda terasa begitu tak terlupakan.
Lagu ini menggambarkan manis getirnya jatuh cinta. Bagi Cassette Tape, ini adalah bentuk romansa yang mereka tahu mungkin tidak akan bertahan lama, tetapi mereka memilih untuk tidak berlarut dalam kesedihan.
Sebaliknya, mereka memilih untuk menikmati kebahagiaan dan kebebasan di setiap momennya.
"Kami berusaha untuk tidak melihat sisi negatifnya, kami terus mencari sisi menyenangkannya," ujar vokalis Cassette Tape Sarah Azka.
"Itulah mengapa kami membalutnya dengan aransemen yang upbeat dan lirik yang playful. Ini cara positif untuk melihat sesuatu yang sebetulnya bisa jadi menyedihkan," lanjutnya.
Sesuai dengan judulnya, Dear Diary terasa seperti membuka halaman buku harian pribadi yang dipenuhi dengan pikiran spontan dan jujur apa adanya.
"Buat aku, diary itu ruang yang personal," ujar Azka. "Itu ditulis untuk diri sendiri, untuk mengenang masa tertentu dalam hidup. Kadang tulisannya berantakan atau tidak nyambung, tapi selalu jujur. Lagu ini juga seperti itu, polos, jenaka, sedikit ke mana-mana, tapi benar-benar tulus."
Lagu ini berawal dari draf kasar yang ditulis oleh Azka, sebelum kemudian dikembangkan bersama bassist Farrel Cahyono dan gitaris Joe Pramudio.
Melalui Dear Diary, Cassette Tape mengajak pendengar untuk kembali ke masa-masa bebas dan kalang kabut di usia 22 tahun, saat cinta bisa terasa membingungkan sekaligus menyenangkan.
Sebagai single terakhir sebelum perilisan album debut mereka Records 2 Relate 2 di akhir November, lagu ini menjadi penutup perjalanan Cassette Tape dalam menangkap esensi masa transisi menuju kedewasaan melalui musik.
Dear Diary sudah tersedia di seluruh platform musik digital mulai Jumat (7/11) pukul 00.00 WIB, dengan video musik resminya tayang di waktu yang sama. (Z-1)
Lagu Sikilku Iso Muni dibawakan langsung oleh dua aktor utama film Na Willa, yakni Luisa Adreena dan Azamy Syauqi.
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Vionita Sihombing kini tengah menjalani fase pendewasaan karier yang lebih personal, beralih dari sekadar penyanyi teknis menjadi seorang pendongeng.
Baik Saja merupakan single ketiga yang dipersiapkan Tsabita Ailsha untuk melengkapi album perdananya yang dijadwalkan rilis penuh pada Juli 2026 mendatang
Simak transformasi luar biasa BTS sejak debut 2013. Dari kritik sosial, pesan self-love, hingga dominasi global dan reuni di tahun 2026.
Dirilis pada 20 Maret 2026, single Bulan Bintang, Garis Menyilang mengangkat tema cinta kasih yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Baik Saja merupakan single ketiga yang dipersiapkan Tsabita Ailsha untuk melengkapi album perdananya yang dijadwalkan rilis penuh pada Juli 2026 mendatang
Dirilis pada 20 Maret 2026, single Bulan Bintang, Garis Menyilang mengangkat tema cinta kasih yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
PIKOTARO menggandeng penyanyi berbakat asal Filipina yang menetap di Jepang, Beverly, untuk mengisi vokal. di lagu Pee Poop Party People.
Dunia Suka Bercanda dari Tommy Limmm hadir sebagai lagu yang jujur dan ringan, namun tetap membawa pesan reflektif tentang perjalanan hidup yang sering kali melenceng dari rencana manusia.
Putri Ariani menyadari bahwa banyak orang mencari cinta ke berbagai tempat, padahal ketulusan sejati hadir di setiap hembusan napas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved