Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSISI Kanada keturunan Vietnam, Jade LeMac, merilis EP yang telah ditunggu-tunggu berjudul It's Always at Night lewat Warner Music Canada/East West Records.
Lewat EP terbarunya, penyanyi, penulis lagu, dan multiinstrumentalis yang berbasis di Vancouver itu membangun sebuah dunia yang merayakan sisi-sisi rapuh diri kita yang kerap ingin kita sembunyikan. Kombinasi lirik-lirik penuh perasaan dan vokal Jade yang lembut bersinar sepanjang enam lagu di EP ini.
Gitar menjadi instrumen dasar dalam pembuatan EP ini. Lirik-lirik puitis LeMac kemudian diolah oleh rekan kolaboratornya JVP menjadi lagu-lagu pop yang terdengar besar.
Lewat EP ini, LeMac menyelami topik-topik seputar jatuh cinta dan pencarian jati diri, seraya ia membuka diri kepada para pendengarnya yang ternyata membuat dirinya menjadi kuat.
"It's Always At Night adalah sebuah kisah tentang seseorang yang jatuh cinta dengan cinta. Ada lagu-lagu untuk berbagai emosi. Patah hati, keinginan, cinta, dan hawa nafsu. Tiap lagu adalah sebuah cerita tentang berbagai hal yang aku rasakan saat aku sedang jatuh cinta dengan seseorang." ungkap LeMac
LeMac melanjutkan, "Begitu matahari tenggelam dan malam datang, aku sendiri di kamar tidurku. Semua perasaanku pun rasanya seperti terasa beratus-ratus kali lipat dan berbagai jenis pikiran pun masuk ke dalam kepalaku. Judul EP ini mencerminkan banyak perasaan yang lagu-lagu di EP ini wakili yang lebih dapat aku rasakan di waktu malam."
EP ini menampilkan single Pink Balloon, Sleeping with The Lights On, dan Running Home yang terus berkembang dan telah masuk ke Top 50 chart radio pop Amerika Serikat dan Top 40 di Kanada.
LeMac juga merilis video lirik untuk single Intertwined bersamaan dengan perilisan EP ini.
LeMac sedang mempersiapkan sebuah tur Kanada dan Australia yang siap digelar tahun depan. Tahun ini ia tampil di berbagai panggung di Amerika Serikat dan Kanada yang kemudian disusul dengan sejumlah penampilan di berbagai festival musik termasuk Lollapalooza dan Osheaga, serta menjadi musisi pembuka Maren Morris di tur musim gugur Amerika Utaran miliknya.
LeMac baru saja diumumkan menjadi penampil pre-show di gelaran iHeartRadio Z100 Jingle Ball di kota New York dengan lineup yang diisi Ed Sheeran, Alex Warren, Ravyn Lenae, dan sebagainya.
LeMac adalah seorang bintang muda yang telah mendapat pengakuan dari LA Weekly, OnesToWatch, Rolling Stone, Wonderland Magazine, dan juga GLAAD yang memberikannya nominasi untuk kategori Outstanding Breakthrough Music Artist.
Karier LeMac pun terus tumbuh, hal itu terbukti dari 450 juta stream secara global yang telah ia kumpulkan dan 1.6 juta follower di TikTok.
Asia Tenggara menjadi kawasan terbesar dari sisi basis penggemarnya. Filipina di peringkat #1, diikuti oleh Thailand (#3), Indonesia (#6), dan Vietnam (#8). Jade secara perlahan telah membangun basis penggemar yang setia dan kian berkembang melalui kejujuran jati dirinya — mendefinisikan ulang rupa dan suara bintang pop modern. (Z-1)
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Melalui unggahan di media sosial, Harry Styles membagikan sampul album terbarunya.
Berkolaborasi dengan TransJakarta, Nidji menghadirkan instalasi interaktif bertajuk Booth Manifestasi Hati 2026 di tiga titik strategis transportasi publik ibu kota.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Mengenai makna di balik lagu Roomates, Hilary Duff mengungkapkan bahwa Roommates adalah potret dari hiruk-pikuk kehidupan orang dewasa yang sering kali terasa menyesakkan.
Tak Kancani terinspirasi dari pertemuan Ndarboy Genk dengan para musisi tunanetra yang mengamen di sudut-sudut Yogyakarta.
Lagu Hati Bertali dari Bumiy hadir bukan sekadar sebagai rilisan musik biasa, melainkan sebuah ruang refleksi dan penguat jiwa bagi mereka yang tengah diuji oleh perpisahan.
Ambigu dari Eidra hadir sebagai narasi tentang emosi kegelisahan batin seseorang yang terjebak dalam penantian.
Dul Jaelani mengajak pendengar untuk menyelami cinta sebagai sebuah ruang yang penuh keindahan sekaligus kerapuhan lewat single Sebenarnya, Selamanya...
Willy Winarko mengungkapkan bahwa lagu Okay? adalah representasi dari kedewasaan emosional yang sebenarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved