Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTOR Fadi Alaydrus bermain di film Tak Kenal Maka Taaruf yang akan tayang di bioskop pada 13 November 2025. Fadi, yang berperan sebagai Faris di film Tak Kenal Maka Taaruf, memberikan pandangannya terkait bagaimana taaruf di zaman saat ini.
"Aku pribadi memandang taaruf di zaman sekarang masih bisa, cuma memang caranya lebih modern ya kalau dibandingkan dengan yang dulu," ujarnya, di acara press screening dan konferensi pers film Tak Kenal Maka Taaruf yang digelar di Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (6/11).
"Sekarang mungkin peserta, bisa dibilang peserta taaruf, bisa lewat Whatsapp jadi secara komunikasi sedikit lebih bebas dibanding dulu. Kalau dulu kan harus surat-suratan mungkin atau bisa cuma ketemu seminggu sekali atau sebulan sekali kalau sekarang udah lebih modern," lanjutnya.
Fadi, yang saat ini berusia 21 tahun, mengungkapkan ia belum memikirkan untuk menikah.
"Kalau aku pribadi belum ada mikir ke sana apalagi di usia produktif ini. Jadi masih fokus dengan karier, fokus dengan menyelesaikan kuliah. Gimana pun nanti akhirnya aku serahin aja kepada yang di atas," ungkapnya.
Lawan main Fadi di film Tak Kenal Maka Taaruf ialah aktris Sadkia Chadwik. Ia berperan sebagai Zoya.
Sama halnya dengan Fadi, Sadkia juga mengatakan bahwa dirinya saat ini belum terlalu memikirkan untuk menikah.
Namun, dari perannya sebagai Zoya di Film Tak Kenal Maka Taaruf, Sadkia lebih mengenal bagaimana taaruf.
"Di usia sekarang, mungkin belum ada terlalu kepikiran. Cuma setelah memerankan Zoya, aku jadi terbuka bahwa ternyata oh ada option taaruf juga ya and it's not that scary," jelasnya, dalam kesempatan yang sama. (Z-1)
Sejak kemunculannya, Nussa telah menjadi ikon animasi yang lekat dengan nilai-nilai positif bagi anak-anak.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Joko Anwar memaparkan bahwa film Ghost in the Cell bukan sekadar sajian horor biasa, melainkan sebuah eksplorasi karakter yang sangat mendalam.
Suzzanna dalam film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa bukan sekadar tokoh hantu, melainkan representasi perlawanan terhadap ketidakadilan yang dialami wanita.
Samuel diadaptasi dari novel populer, dan sebelumnya juga pernah diadaptasi ke medium televisi yang tayang di MDTV
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved