Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Sosok Ketiga: Lintrik mencuri perhatian di hari pertama tayang di bioskop, Kamis (6/11). Film yang tayang di 2.030 showtime di 349 bioskop di Indonesia itu diangkat dari kisah nyata tentang Lintrik.
Sosok Ketiga Lintrik menggali lebih dalam mitos dan mantra yang banyak dipercayai masyarakat, yakni lintrik.
Lintrik dikenal sebagai semacam pelet atau sihir dengan ritual tertentu yang diyakini mampu memikat lawan jenis hingga tergila-gila pada pengirimnya.
"Film ini berangkat dari riset yang mendalam tentang lintrik. Kami meneliti tidak hanya dari mereka yang pernah menjadi korban lintrik, tapi juga pelaku, bahkan sosok yang pernah menjalankan sihir itu langsung dari daerah asal sihir ini," ungkap produser sekaligus pendiri rumah produksi Leo Pictures, Agung Saputra, Kamis (6/11).
Agung mengungkapkan film Sosok Ketiga Lintrik yang diangkat dari kisah nyata kemudian dikembangkan ceritanya.
"Banyak dari ide awal film yang kemudian kami perkaya dengan cerita, legenda, dan interaksi antartokoh yang membuat kisah dalam film ini lebih variatif tapi terfokus. Misalnya elemen-elemen komedi yang akan memperluas pengalaman sinematik penonton," kata Agung.
Film Sosok Ketiga Lintrik dibintangi Adinda Thomas dan Aulia Sarah, Atiqah Hasiholan, Nugie, serta Adzwa Aurell, Saputra Kori, dan Alifa Lubis. Film juga didukung creator digital seperti Dilan Janiyar dan Iris.
Sementara itu, Luna Maya berperan sebagai executive producer di film ini.
"Dia punya perspektif tentang film horor yang penting untuk dimasukkan dalam film Sosok Ketiga Jalan Pulang," kata Agung.
Menurut Agung, kehadiran Luna Maya sebagai executive producer memberikan warna tersendiri dalam proses kreatif film ini.
“Luna sangat terlibat dalam pengembangan naskah dan tone visual film. Dia membantu kami menemukan keseimbangan antara horor, drama, dan sisi emosional serta komedi dari kisah ini,” ujarnya.
Sutradara film Sosok Ketiga Lintrik, Fajar Nugros, mengatakan, Sosok Ketiga Lintrik bukan hanya tentang teror yang muncul dari praktik mistik, tetapi juga menggali sisi psikologis manusia yang terjebak di antara cinta, obsesi, dan kutukan.
“Kami ingin penonton merasakan ketegangan bukan hanya dari sosok mistisnya, tapi juga dari konflik batin para tokohnya,” kata Fajar.
Film yang diproduksi rumah produksi Leo Pictures ini dikemas dengan memadukan elemen realisme dengan sentuhan magis khas cerita rakyat Nusantara. Musik latar dan tata suara juga digarap secara detail untuk menciptakan rasa mencekam.
"Semoga penonton bisa merasakan ketegangan sekaligus pesan emosional yang kami selipkan di balik kisah mistis film ini,” pungkas Agung. (Z-1)
Dalam film horor Sosok Ketiga: Lintrik, yang akan tayang di bioskop pada 6 November 2025, Atiqah berperan sebagai Mbah Ayu, seorang dukun lintrik.
ATIQAH Hasiholan bermain dalam film horor terbaru berjudul Sosok Ketiga: Lintrik sebagai Mbah Ayu, seorang dukun lintrik.
ARTIS Luna Maya terlibat dalam film horor terbaru berjudul Sosok Ketiga: Lintrik sebagai produser eksekutif
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
STUDIO animasi asal Malaysia, Monsta Studios kembali dengan film animasi layar lebar terbaru mereka, Papa Zola The Movie. Film ini telah lebih dulu tayang di jaringan bioskop Malaysia.
Film Check Out Sekarang, Pay Later (CAPER) tayang 5 Februari 2026. Amanda Manopo dan Fajar Sadboy beradu akting dalam drama komedi berlatar fenomena pinjaman online.
FILM horor terbaru Penunggu Rumah: Buto Ijo dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 15 Januari.
Menjelang akhir tahun 2025, berbagai film menarik dari dalam dan luar negeri siap menemani waktu liburan.
Film anime legendaris karya sutradara Makoto Shinkai, 5 Centimeters Per Second (2007), akhirnya akan tayang di jaringan bioskop Indonesia mulai 16 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved