Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Andien Aisyah tidak hanya sibuk mempersiapkan konser tunggalnya, Suara Asmara, tetapi juga aktif menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan kepada anak-anaknya.
Dalam rangkaian kegiatan menjelang konser yang mengusung konsep keberlanjutan, Andien mengajak kedua putranya terlibat langsung dalam kegiatan plogging (memungut sampah sambil jogging) di area Car Free Day (CFD) Jakarta.
Aksi ini menjadi bagian penting dari komitmen Andien terhadap isu lingkungan.
"Buatku mencintai lingkungan itu adalah sesuatu yang mutlak untuk kita sebagai penduduk bumi," ujar Andien di CFD Jakarta, Minggu (2/11). "Karena judul konser ini adalah Suara Asmara, suara dari dalam hati kita, cinta yang paling mutlak adalah mencintai bumi."
Plogging Menjadi Kegiatan Seru dan Kompetitif untuk Anak
Plogging dipilih Andien karena dianggap sebagai aksi nyata yang mudah dilakukan, sekaligus memanfaatkan momen CFD untuk edukasi massal.
Andien menyoroti isu sampah yang sangat relevan dengan kejadian banjir yang belakangan kerap melanda ibu kota, sehingga aksinya memiliki relasi yang kuat dengan masalah aktual Jakarta. Ia berharap kegiatan ini menciptakan efek bola salju dan meningkatkan kesadaran publik melalui media sosial.
Bagi anak-anak Andien, kegiatan memungut sampah bukan lagi hal asing. Mereka antusias mengikuti plogging yang menjadi pengalaman pertama mereka di CFD, meskipun sebelumnya telah sering berpartisipasi dalam beach clean up dan kegiatan bersih-bersih lainnya.
"Anak-anak tuh rasanya kalau diajak memungut sampah, mereka tuh melihat ini sebagai sesuatu yang fun, kadang kompetitif juga," tutur Andien. "Kayak, 'Hey, aku berhasil mengumpulkan sampah lebih banyak dari kamu.'"
Andien melihat kegiatan ini efektif karena anak-anak dapat belajar melalui pengalaman langsung. Manfaat utamanya adalah mereka dapat merasakan aksi nyata dari pelajaran yang selama ini mereka terima di rumah.
"Kami selalu berusaha untuk melibatkan anak-anak supaya mereka juga bisa belajar langsung dari sebuah kegiatan. Bukan hanya kita, 'Ayo, buang sampah pada tempatnya,' gitu. Tapi mereka merasakan, kayaknya apa sih aksi nyata dari apa yang selama ini mereka pelajari," jelas Andien.
Anak-anak Sebagai 'Edukator yang Hebat'
Lebih dari sekadar memungut sampah, Andien juga menyadari peran unik anak-anaknya sebagai penyebar pesan lingkungan. Ia menyebut anak-anaknya sebagai "edukator yang hebat."
Dengan sifatnya yang lebih ceplas-ceplos, teguran dari anak-anak kepada orang dewasa yang membuang sampah sembarangan di jalan seringkali lebih mengena.
"Mereka tuh sebenarnya edukator yang hebat banget, karena mungkin mereka lebih ceplas-ceplos. Jadi, ketika mereka menyuarakan, 'Mas, jangan buang sampah dong,' itu kayak orang tuh lebih tersentil dan merekanya sebenarnya kayak no hard feeling juga ngomongnya. Jadi aku belajar banyak sih dari mereka," imbuhnya.
Praktik Peduli Lingkungan di Rumah
Pendidikan lingkungan Andien tidak hanya berhenti pada kegiatan clean up. Di rumah, ia dan keluarga telah menerapkan praktik pemilahan sampah yang ketat, termasuk memilah dan menyetorkan sampah yang sudah dikemas kepada pengelola limbah.
Keluarga Andien juga rutin membawa tumbler dan bekal makanan setiap hari untuk mengurangi sampah sekali pakai.
Dengan melibatkan anak-anaknya dalam setiap langkah, Andien menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab mutlak yang harus dimulai dari keluarga dan dilakukan melalui aksi nyata. (Z-1)
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Menag juga mencontohkan perilaku ramah lingkungan dalam ibadah, seperti anjuran Nabi SAW untuk berhemat air saat berwudu.
Baterai kertas umumnya menggunakan substrat berbasis selulosa, yakni kertas, sebagai struktur utama yang digabung dengan material elektroda dan elektrolit yang aman serta mudah terurai.
Anggota DPR RI Komisi VII Novita Hardini menegaskan bahwa upaya penurunan emisi gas rumah kaca dapat dimulai dari langkah yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia mengambil peran aktif dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Peserta diajak meningkatkan kesadaran untuk menjaga kelestarian Bumi dari ancaman seperti polusi, perubahan iklim, dan menurunnya kualitas sumber daya alam.
Selain memberikan dampak lingkungan dan sosial, inovas ini menghasilkan dampak ekonomi signifikan dan terukur bagi masyarakat Desa Kedungturi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved