Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto mendorong maksimalisasi riset dan inovasi sebagai solusi konkret dalam mengatasi persoalan sampah nasional. Hal tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai menghadiri rapat terbatas di Gedung Bappenas, Jakarta Pusat.
“Bapak Presiden menghendaki adanya beberapa inovasi yang secepat mungkin bisa menyelesaikan permasalahan yang dihadapi bangsa dan masyarakat kita, salah satunya masalah sampah," ujar Prasetyo, di Gedung Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (5/2).
Juru bicara Presiden Prabowo ini menyebut sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa. Hasil inovasi tersebut diharapkan dapat segera diperbanyak dan diterapkan secara luas.
Prasetyo menjelaskan, persoalan sampah memiliki jenjang penanganan yang berbeda-beda, mulai dari skala rumah tangga hingga skala kota dengan produksi sampah yang sangat besar.
“Untuk skala besar, seperti program waste to energy yang rencananya akan dilaksanakan di 34 kabupaten, itu ditujukan untuk daerah dengan produksi sampah di atas seribu ton per hari,” jelas Prasetyo.
Ia menegaskan, penanganan sampah harus disesuaikan dengan skala dan karakteristik masing-masing wilayah. Peralatan dan teknologi yang digunakan untuk skala kota tentu berbeda dengan penanganan sampah di tingkat RT, RW, atau desa.
“Yang diinginkan adalah di setiap level itu kita cari penyelesaiannya. Tidak bisa disamaratakan,” tegas Prasetyo.
Selain teknologi, Prasetyo menekankan pentingnya aspek edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, pengelolaan sampah, khususnya yang diarahkan menjadi energi, membutuhkan proses pemilahan sejak dari sumbernya.
“Edukasi menjadi salah satu kunci. Sampah harus dipilah antara organik dan anorganik. Jadi penyelesaian masalah sampah tidak sekadar membangun insinerator, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran dan pemahaman masyarakat,” pungkas Prasetyo. (Bob/P-3)
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Siswa MAN Insan Cendekia (IC) Pekalongan meluncurkan program inovatif pengolahan sampah makanan bertajuk KomProMi (Komposting Projek Mizan).
KODAM IX/Udayana menggelar Karya Bakti Terpadu pembersihan sampah laut bertema Aksi Bersama TNI-Polri, Pemda, dan Masyarakat di Pantai Kedonganan dan Pantai Kuta.
GUBERNUR Bali Wayan Koster langsung merespons cepat arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan sampah di pantai Kuta, Bali.
Intervensi pada level rumah tangga bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk menekan beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
Kemenag memperkenalkan konsep ekoteologi dan peran agama sebagai sumber harmoni sosial
Analisis mendalam dampak penaburan Kapur Tohor (CaO) dalam modifikasi cuaca. Pelajari efek eksotermik, risiko alkalinitas, dan manfaat mitigasi bencana.
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Industri kelapa sawit terus dipandang sebagai salah satu sektor strategis perekonomian nasional,
Di luar sanksi hukum, WALHI Sumut menekankan pentingnya agenda pemulihan ekosistem yang terencana, terukur, dan melibatkan masyarakat terdampak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved