Headline

DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.

Green Ramadan

Abdul Mu'ti
19/2/2026 05:00
Green Ramadan
Abdul Mu’ti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah; Sekretaris Umum PP Muhammadiyah(MI/Seno)

DI antara masalah yang dihadapi bangsa Indonesia ialah lingkungan. Dari berbagai data disimpulkan ada sepuluh masalah lingkungan: sampah, banjir, pencemaran sungai dan air bersih, pencemaran udara, kerusakan hutan, kerusakan ekosistem laut, abrasi pantai, pencemaran tanah, pemanasan global, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Semua hal itu sudah sampai menjadi masalah yang sangat serius. Pada 2025, sampah di Indonesia sebanyak 12,4 juta ton, meningkat 14% jika dibandingkan dengan di 2020.

Kemudian, sepanjang 2023-2025, sampah terbanyak berupa makanan organik (40,12%-57%), plastik (16%-19,95%), dan kertas/karton (10%-11,34%). Sisanya berupa kaca, kayu, logam, dan lain-lain.

Puasa adalah ibadah yang di dalamnya dilarang makan dan minum dari fajar sampai magrib. Dengan ibadah itu, idealnya konsumsi makanan berkurang. Dari biasanya tiga kali sehari menjadi dua kali pada saat sahur dan iftar.

Akan tetapi, yang terjadi justru sebaliknya. Konsumsi makanan meningkat signifikan. Ramadan identik dengan 'pesta'. Makanan berlimpah, bahkan terbuang, saat berbuka puasa bersama dan acara open house lainnya.

Karena itu, puasa Ramadan hendaknya menjadi momentum untuk hidup bersih dan hemat, tidak konsumtif dan berlebihan (israf). Penghematan itu tidak terbatas pada makanan, tetapi juga energi listrik seperti lampu, AC, dan perabotan lainnya.

"Makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak mencintai orang-orang yang berlebih-lebihan," (QS al-Araf [7]:31).

Hakikat puasa tidak hanya meninggalkan makan dan minum, tetapi juga menahan diri dan nafsu, serta meninggalkan perbuatan yang dilarang oleh Allah. Salah satunya ialah perilaku konsumtif, tabdzir, dan israf.

Dengan demikian, kita dapat menciptakan green Ramadan yang bersih dari sampah, budaya hidup hemat, dan lingkungan yang asri. Sebagaimana ajakan Presiden Prabowo Subianto, kita jadikan Ramadan sebagai gerakan menciptakan lingkungan yang aman, sehat, resik (bersih), dan indah.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya