Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Cakra Khan turut menanggapi isu royalti musik yang belakangan kembali menjadi sorotan di industri hiburan Indonesia.
Menurutnya, persoalan ini seharusnya bisa diselesaikan dengan komunikasi terbuka dan transparan antara lembaga pengelola serta para
pencipta lagu.
"Saya berharap semuanya cepat reda, dari LMKN juga bisa mungkin lebih transparan kepada pencipta." ujar Cakra, dikutip Jumat (31/10).
Ia menilai, banyak ketegangan muncul karena kurangnya kejelasan soal pembagian dan pengelolaan royalti. Meski tidak ingin berpihak, Cakra menegaskan bahwa dirinya tetap selalu berusaha taat pada aturan yang berlaku.
"Saya tetap ikut perundangan-undangan yang berlaku. Saya sebelum nyanyi, biasanya lagunya apa dulu yang dibawakan? Kita clearance dulu. Jadi pembayaran itu sebelum acara. Itu sudah dari dulu saya lakukan seperti itu," kata dia.
Cakra juga menepis anggapan bahwa para penyanyi tidak peduli dengan hak pencipta lagu. Menurutnya, banyak musisi justru berusaha menjalankan kewajiban mereka dengan benar.
"Jangan sampai ada narasi penyanyi enggak care kepada pencipta lagu. Padahal kita berusaha sebaik mungkin untuk mengikuti perundangan-undangan," tegasnya.
Sebagai musisi yang masih aktif di dunia tarik suara, Cakra berharap polemik ini bisa menjadi momentum perbaikan sistem royalti di Indonesia.
"Semoga semuanya menjadi baik lagi, karena dari awal kan kita baik-baik," ungkap Cakra.
Melalui sikap terbukanya, Cakra Khan menegaskan pentingnya kerja sama antara pencipta, penyanyi, dan lembaga pengelola agar ekosistem musik Indonesia tetap sehat dan saling menghargai.
Dikabarkan isu royalti musik di Indonesia kembali menjadi sorotan, dari banyaknya musisi dan pelaku industri terkait yang menganggap ketidakjelasan regulasi dan tata kelola, terutama terkait peran Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) yang mereka anggap kurang transparan dan akuntabel oleh sebagian pihak.
Hal ini menimbulkan polemik antara musisi, pengusaha, LMK, dan pemerintah mengenai cara pemungutan dan penyaluran royalti yang adil, yang diperparah dengan kurangnya kepatuhan pembayaran royalti oleh masyarakat dan pengusaha, serta munculnya kasus-kasus sengketa hukum, seperti yang dialami Mie Gacoan, beberapa waktu lalu. (Ant/Z-1)
Lakuna, band yang aktif sejak 2021, menyuguhkan perpaduan musik pop alternatif dan folk dengan balutan distorsi halus serta melodi yang emosional.
Vionita Sihombing kini tengah menjalani fase pendewasaan karier yang lebih personal, beralih dari sekadar penyanyi teknis menjadi seorang pendongeng.
Baik Saja merupakan single ketiga yang dipersiapkan Tsabita Ailsha untuk melengkapi album perdananya yang dijadwalkan rilis penuh pada Juli 2026 mendatang
Simak transformasi luar biasa BTS sejak debut 2013. Dari kritik sosial, pesan self-love, hingga dominasi global dan reuni di tahun 2026.
Dirilis pada 20 Maret 2026, single Bulan Bintang, Garis Menyilang mengangkat tema cinta kasih yang tumbuh di tengah perbedaan keyakinan serta keberanian untuk tetap bertahan.
Big Hit Music memberikan klarifikasi resmi untuk menjelaskan bahwa penggunaan warna merah merupakan bagian integral dari identitas album terbaru BTS yang bertajuk Arirang.
Anggota Baleg DPR Once Mekel mendorong penguatan pengawasan dalam revisi RUU Hak Cipta. Fokus pada transparansi royalti, basis data digital, dan peran LMK
LEMBAGA Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) untuk pertama kalinya mengumumkan jumlah unclaimed royalty atau royalti yang tertahan atau belum diklaim, secara publik.
Jingle perusahaan merupakan instrumen promosi, bukan komersial.
Lagu atau musik yang muncul dalam video streaming maupun live streaming di platform digital merupakan objek pengumpulan royalti.
Musisi legendaris Sting dilaporkan telah membayar lebih dari setengah juta pound sterling kepada mantan rekan bandnya di The Police, Andy Summers dan Stewart Copeland.
Pendistribusian royalti dilakukan dalam dua gelombang, yakni pada periode Januari–April 2025 yang didistribusikan melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved