Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
BINTANG laga Indonesia Joe Taslim mengatakan ia kini memiliki hobi baru untuk ditekuni di rumah, yaitu mengolah atau mencampur (mix) musik dan menjadi disjoki (DJ).
"Sekarang aku lagi ada hobi baru, nge-mix musik juga nge-dj juga, itu kegiatan-kegiatan yang membuat aku betah di rumah," ujar Joe, dikutip Kamis (18/9).
Hobi itu bukan sekadar pelarian dari rutinitas, melainkan cara unik Joe Taslim untuk menyeimbangkan kerasnya tuntutan fisik dalam peran-peran laga.
"Jadi pas berantem tuh, ada rasanya lah gitu, kayak manis-manisnya dikit lah," kata Joe.
Sejak kecil, Joe memang menyukai musik, namun takdir membawanya ke dunia seni bela diri. Meskipun begitu, ia tidak pernah meninggalkan kecintaannya pada musik.
Ia pun melengkapi rumahnya dengan berbagai alat musik seperti drum, gitar, dan piano.
Joe menjelaskan bahwa ia sengaja memilih hobi yang tidak berhubungan dengan kekerasan untuk melepaskan stres.
Menurut dia, musik dan akting saling melengkapi meskipun kelihatan dunianya berbeda antara satu dengan yang lain.
"Walaupun terlihat seperti dua hal yang berbeda, tapi sebenarnya dua hal ini saling melengkapi," katanya.
Di luar fungsinya sebagai pelepas stres, rileksasi melalui musik juga membantunya beradaptasi dengan lancar saat berinteraksi dengan rekan kerja.
Joe percaya dalam setiap adegan pertarungan, berbaur dapat meningkatkan rasa saling percaya dengan lawan main.
"Kalau kita enggak percaya sama dia, mungkin tendang-tendang, pukulan dia kena benaran gitu. Dan dia juga harus percaya sama kita kan," jelas Joe.
Ia mengambil contoh pengalamannya dalam syuting film Mortal Kombat 2, saat ia sukses berbaur dengan pemeran Scorpion, Hiroyuki Sanada, bahkan sejak film pertama.
"Jadi, itu bikin aku mulus sih meskipun di Mortal Kombat, karakter kami saling beradu pukulan. Di belakang layar, kami tukaran hadiah," pungkas Joe. (Ant/Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Christine Hakim tidak kuasa menahan air mata saat membagikan pengalamannya menghidupkan sosok Ibu Wibisana dalam film adaptasi novel karya Leila S Chudori, Laut Bercerita.
Reza Rahadian mengungkapkan bahwa dalam mendalami karakter Biru Laut, ia memilih untuk tetap setia pada pondasi awal yang telah dibangun penulis.
Film Ghost in the Cell garapan sutradara Joko Anwar menjadi debut Magistus Miftah setelah ia berhasil menembus audisi yang diikuti ratusan pendaftar.
Dalam pidato kemenangannya di BAFTA, Robert Aramayo memberikan penghormatan kepada John Davidson, seorang aktivis sindrom Tourette yang menjadi inspirasi di balik pembuatan film I Swear.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan Korea Selatan. Dua rising star generasi muda, Shin Eun Soo dan Yu Seon Ho, dikabarkan tengah menjalin hubungan asmara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved