Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Nayla Purnama menjanjikan keseruan di film terbarunya yang akan tayang di bioskop pada bulan depan, Labinak: Mereka Ada Di Sini.
Nayla menceritakan ada karakter kejutan pada film horor itu yang bakal muncul pada akhir cerita.
Dia tak ingin membocorkan siapa karakter tersebut, namun, perannya tidak terduga dibandingkan awal kemunculannya pada film tersebut.
"Karakternya sangat, sangat bikin wow kalian nanti," kata Nayla, dikutip Kamis (31/7).
Labinak sendiri adalah kebalikan dari kata 'kanibal'. Nayla menjelaskan film itu ingin menggambarkan bahwa kenikmatan yang terlihat di luar, tidak melulu baik.
"Terkadang kenikmatan juga ada yang bisa menjerumuskan sehingga yang perlu diperhatikan adalah bagaimana memilahnya antara yang baik dengan yang buruk," kata Nayla.
Nayla berperan sebagai karakter seorang anak perempuan bernama Yanti di film Labinak: Mereka Ada Di Sini. Sementara itu, sosok ibu diperankan aktris Raihaanun.
Film itu juga menampilkan karakter Jodas, yang diperankan Giulio Parengkuan.
Dalam wawancara yang sama, Raihaanun mengatakan adegan bersama Nayla dan Giulio adalah dua hal yang paling berkesan selama pengambilan gambar film tersebut.
"Dua adegan itu, satu sama anaknya Najwa, Yanti. Adegannya itu lagi di tengah-tengah ritual si sekte (kanibal) ini. Terus satu lagi adegan sama Jonas, adegannya itu lumayan menguras emosi," pungkas Raihaanun. (Ant/Z-1)
Sumanto, mantan kanibal yang kini dikenal sebagai kreator konten mukbang, mengejutkan publik saat hadir menonton film horor bertema kanibalisme Labinak: Mereka Ada di Sini.
Anami Films resmi memperkenalkan film horor terbarunya berjudul Labinak: Mereka Ada di Sini, yang mengangkat kisah kanibalisme dalam balutan thriller psikologis.
Film Labinak: Mereka Ada di Sini menyuguhkan ketegangan yang membelit, mengikuti kisah Najwa (Raihaanun), seorang ibu yang baru diterima sebagai guru di sekolah swasta elit.
SETELAH bermain bersama di film Gowok: Kamasutra Jawa, Raihaanun akan kembali beradu peran dengan Nayla Purnama di film horor terbaru berjudul Labinak: Mereka Ada di Sini
Raihaanun dan Nayla Purnama mengungkapkan bahwa film Labinak tidak hanya akan menakut-nakuti, tapi, juga mengirimkan pesan-pesan sosial yang kuat.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved