Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Raihaanun dan Nayla Purnama kembali ke layar lebar melalui film horor Labinak: Mereka Ada Di Sini, yang dijadwalkan tayang pada 21 Agustus 2025.
Raihaanun dan Nayla Purnama mengungkapkan bahwa film itu tidak hanya akan menakut-nakuti, tapi, juga mengirimkan pesan-pesan sosial yang kuat.
"Mungkin banyak juga anak-anak seumuran aku, kita itu kiblatnya benar-benar ke media sosial. Jadi, apa yang kita lihat di medsos itu rasanya paling benar saja, gitu, mudah terpengaruh," kata Nayla, dikutip Kamis (31/7).
Ketika diminta untuk mendeskripsikan film dalam satu kata, Nayla dengan cerdik menyebut kata Labinak, yang berarti kebalikan dari kata kanibal.
Film itu menggali tema kanibalisme yang jarang dieksplorasi dalam horor lokal dan menggunakan premis itu untuk menyampaikan komentar sosial yang kuat.
Dalam film, Nayla akan memerankan karakter yang seperti itu, bernama Yanti, seorang anak muda yang gigih dan ambisius. Sedangkan ibunda Yanti yang bernama Najwa diperankan oleh aktris Raihaanun.
Raihaanun mencatat bahwa kolaborasi mereka sebelumnya di film Gowok: Kamasutra Jawa (2025) memudahkan untuk membangun ikatan kekeluargaan dengan Nayla
Kedua aktris menekankan bahwa fase produksi yang paling menuntut bukanlah proses syuting sebenarnya, melainkan proses membaca naskah yang berlangsung selama dua pekan pada Oktober 2024. Periode intensif ini sangat penting untuk membedah naskah, memahami motivasi karakter, dan menyelaraskan visi film.
Saat syuting berlangsung pada November hingga Desember tahun lalu, karakter-karakter tersebut terasa sepenuhnya terbentuk, memungkinkan
eksekusi yang lancar di lokasi syuting. (Ant/Z-1)
Nayla Purnama menjelaskan film itu ingin menggambarkan bahwa kenikmatan yang terlihat di luar, tidak melulu baik.
The King's Warden sendiri merupakan sebuah drama sejarah atau sageuk yang mengangkat kisah emosional Raja Danjong, raja keenam dari Dinasti Joseon yang penuh dengan intrik politik.
Leo Pictures perkenalkan 10 aktor baru hasil online casting untuk film Jangan Buang Ibu. Simak daftar pemain dan perjalanan sukses Saputra Kori di sini.
Rio Dewanto menegaskan bahwa Pelangi di Mars dirancang agar pesan dan ceritanya dapat dicerna dengan baik oleh anak-anak maupun orang dewasa.
Dalam film Jangan Buang Ibu, Nirina Zubir bertransformasi secara drastis untuk memerankan karakter Ristiana melalui tiga fase usia yang berbeda.
Bagi Reza Rahadian, bergabung dalam jagat sinema Suzzanna merupakan penantian yang cukup panjang.
Mengisi suara karakter robot bernama Batik, Bimo tidak hanya sekadar memberikan vokal mekanis, melainkan menghadirkan sosok pelindung yang terinspirasi dari realitas kehidupan keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved