Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTRIS Raihaanun dan Nayla Purnama kembali ke layar lebar melalui film horor Labinak: Mereka Ada Di Sini, yang dijadwalkan tayang pada 21 Agustus 2025.
Raihaanun dan Nayla Purnama mengungkapkan bahwa film itu tidak hanya akan menakut-nakuti, tapi, juga mengirimkan pesan-pesan sosial yang kuat.
"Mungkin banyak juga anak-anak seumuran aku, kita itu kiblatnya benar-benar ke media sosial. Jadi, apa yang kita lihat di medsos itu rasanya paling benar saja, gitu, mudah terpengaruh," kata Nayla, dikutip Kamis (31/7).
Ketika diminta untuk mendeskripsikan film dalam satu kata, Nayla dengan cerdik menyebut kata Labinak, yang berarti kebalikan dari kata kanibal.
Film itu menggali tema kanibalisme yang jarang dieksplorasi dalam horor lokal dan menggunakan premis itu untuk menyampaikan komentar sosial yang kuat.
Dalam film, Nayla akan memerankan karakter yang seperti itu, bernama Yanti, seorang anak muda yang gigih dan ambisius. Sedangkan ibunda Yanti yang bernama Najwa diperankan oleh aktris Raihaanun.
Raihaanun mencatat bahwa kolaborasi mereka sebelumnya di film Gowok: Kamasutra Jawa (2025) memudahkan untuk membangun ikatan kekeluargaan dengan Nayla
Kedua aktris menekankan bahwa fase produksi yang paling menuntut bukanlah proses syuting sebenarnya, melainkan proses membaca naskah yang berlangsung selama dua pekan pada Oktober 2024. Periode intensif ini sangat penting untuk membedah naskah, memahami motivasi karakter, dan menyelaraskan visi film.
Saat syuting berlangsung pada November hingga Desember tahun lalu, karakter-karakter tersebut terasa sepenuhnya terbentuk, memungkinkan
eksekusi yang lancar di lokasi syuting. (Ant/Z-1)
Nayla Purnama menjelaskan film itu ingin menggambarkan bahwa kenikmatan yang terlihat di luar, tidak melulu baik.
Melalui perpaduan musikal dan petualangan, film Teman Tegar: Maira–Whisper from Papua membawa misi besar: membangun kesadaran manusia akan relasinya dengan alam.
Scoring dari film Phantom Thread, yang dikomposisi oleh Jonny Greenwood dan disutradarai oleh Paul Thomas Anderson, muncul dalam film dokumenter Melania tanpa izin.
Mark Sonnenblick, penulis lagu di balik kesuksesan film pertama K-Pop Demon Hunters, mengungkapkan bahwa tim produksi sedang mempersiapkan kelanjutan kisah para pemburu setan tersebut
Film 12 Mile ini menyoroti sosok mendiang Mochtar Kusumaatmadja yang menjadi arsitek utama di balik konsep Wawasan Nusantara.
Selain Song Ji-hyo, Accidental Chef dikabarkan tengah mengincar sejumlah nama besar untuk melengkapi jajaran pemain.
Mark Ruffalo menekankan bahwa dirinya tidak memiliki rencana untuk meninggalkan peran Hulk, yang telah ia mainkan sejak 2012.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved