Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI Rossa mengungkapkan fakta-fakta di balik lagu hitnya Tegar, yang melambungkan namanya pada akhir era 1990-an dan menentukan perjalanannya di industri musik Indonesia.
Saat berbicara dalam konferensi pers film Panggil Aku Ayah, Rabu (30/7), Rossa mengatakan lagu itu menjadi penentu kelanjutan karier bermusiknya
"Sebenarnya, jujur, lagu Tegar itu buat aku pribadi semacam 'Kalau sekarang aku enggak sukses, aku enggak usah jadi penyanyi'," ungkap Rossa.
Setelah mengeluarkan lagu Nada-Nada Cinta pada 1996, Rossa kesulitan menemukan lagu yang tepat sehingga harus vakum sekitar tiga tahun. Label penyanyi one hit wonder, terkenal hanya satu lagu, pun melekat pada Rossa itu.
Dia akhirnya dipertemukan dengan seorang produser bernama Handi, yang membawa dia kepada lagu Tegar karya Melly Goeslaw.
"Lagu itu untuk penyanyi yang lain yang kebetulan dia merasa tidak cocok dengan lagunya. Kebetulan aku saat itu dengar lagunya, tuh,
suka banget. Ini juga Teh Melly di awal-awal kariernya sebagai pencipta lagu untuk orang lain," tutur Rossa.
Rossa juga mengungkapkan bahwa lagu Tegar sebagai perjuangannya selama tiga tahun dan menyatakan rasa syukur lagu itu masih relevan sampai saat ini.
"Lagu Tegar ini (aku) enggak menyangka sampai puluhan tahun kemudian menjadi sebuah penanda waktu. Aku juga amat sangat bersyukur mudah-mudahan lagu itu juga selalu bisa memberikan pengingat buat kita untuk selalu tegar," kata Rossa.
Kini, lagu Tegar menjadi pengisi soundtrack utama dalam film Panggil Aku Ayah yang dihadirkan kembali dengan aransemen baru dan pesan yang selaras dengan cerita menjadi kekuatan emosional.
"Tapi sekarang, ketika Tegar jadi bagian Panggil Aku Ayah maknanya ikut berkembang. Aku merasa terhormat karena Tegar masih relevan dan dipercaya menjadi soundtrack film yang sehangat ini," kata dia.
Dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Boris Bokir, Myesha Lin, Tissa Biani, Sita Nursanti, film Panggil Aku Ayah dijadwalkan tayang pada 7 Agustus 2025. (Ant/Z-1)
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Sebagai pembuka dari edisi deluxe ini, Laufey telah merilis single terbaru berjudul How I Get.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved