Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ORKES Bada Isya, grup musik balada asal Indonesia yang dikenal dengan karya-karya reflektif dan puitik, kembali menghadirkan karya terbaru mereka dalam bentuk cover lagu Kita Usahakan Lagi, yang sebelumnya dipopulerkan oleh Batas Senja, diciptakan oleh Masitong dan menjadi trending 1 di Youtube. Lagu ini resmi dirilis pada 4 Juli 2025 di seluruh platform digital.
Melalui aransemen khas mereka yang intim, mendalam, dan sarat emosi, Orkes Bada Isya memberikan napas baru pada lagu ini, tanpa menghilangkan esensi harapan yang begitu kuat dalam liriknya.
Lagu ini berbicara tentang perjuangan yang tak pernah padam dalam menghadapi tantangan hidup, tentang keyakinan bahwa meskipun hari ini belum tercapai, besok masih ada harapan.
“Jika tidak hari ini, mungkin minggu depan. Jika tidak bulan ini, mungkin tahun depan…”
Potongan lirik ini menjadi semacam mantra lembut—pengingat agar tidak menyerah, untuk terus berusaha dan percaya bahwa waktu akan menjawab doa dan kerja keras.
Lagu ini menjadi selaras dengan identitas Orkes Bada Isya yang menjadikan musik sebagai medium refleksi batin.
Dalam penggarapan cover ini, mereka tidak sekadar menyanyikan ulang, tapi menyulam ulang makna dengan pendekatan musikal khas Orkes Bada Isya. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved