Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANTONIUS Aninditya Abirama, yang lebih dikenal dengan nama Abirama, kembali dengan karya terbaru yang penuh misteri, Awaken.
Lagu ini sekaligus menandai akhir dari perjalanan panjang menuju album debut Abirama, The Story Unfolds, yang akan dirilis pada 25 Juli 2025 mendatang.
Sejak pertama kali terjun ke industri musik profesional pada 2017 bersama label Pro-M, Abirama, lulusan NHTV Internationaal hoger onderwijs Breda ini, tidak pernah membayangkan dirinya akan menjadi seorang musisi.
Awalnya, ia hanya bermimpi menjadi seorang produser musik, seseorang yang berada di balik layar sesuai jalur studi yang ditempuh. Namun, perjalanan hidup membawa Abirama untuk menjadi seorang musisi yang sekarang tengah mengukir namanya di dunia musik Indonesia.
Lagu Awaken adalah hasil dari pengalaman pribadi Abirama yang cukup unik. Lagu ini menceritakan tentang sesosok makhluk perempuan yang kerap muncul dalam mimpi-mimpi atau kondisi setengah sadar Abirama saat tidur.
"Sosok itu sering muncul di dalam mimpi ataupun di dalam kondisi setengah sadar antara dunia nyata dan mimpi, entah apa yang ingin disampaikan oleh sosok itu ke gw," ungkap Abirama, menceritakan perasaan aneh yang menginspirasi terciptanya lagu ini.
Bagi Abirama, lagu ini adalah cara untuk berbagi cerita dengan para pendengarnya, yang mungkin juga pernah mengalami hal serupa.
"Mungkin ada orang-orang di luar sana yang pernah merasakan hal yang sama—didatangi oleh sosok misterius di dalam mimpi atau bahkan dalam dunia nyata," kata Abirama
Beberapa lagu unggulan dalam album terbaru Abirama termasuk Terasa Nyaman, Tersenyum Lagi, Somewhere I Belong, dan tentu saja, Sendirian, yang merupakan hasil kolaborasi dengan penyanyi Gisel.
Setiap lagu di album ini mewakili cerita yang sangat pribadi dari Abirama, dan ia berharap para pendengarnya bisa menikmati dan relate dengan karya-karyanya. (Z-1)
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Tur ini dirancang secara masif dengan target lebih dari 160 kota di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu perhelatan musik terbesar yang pernah digelar di tanah air.
Kelima ikon musik itu adalah Michael Jackson, Freddy Mercury, Whitney Houston, John Lennon, dan Elvis Presley.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Nasida Ria dianggap merepresentasikan lintas generasi yang selaras dengan semangat teknologi yang inklusif dan tidak terbatas usia.
Bagi Pugar Restu Julian, Ramadan bukan hanya tentang satu warna atau tema tunggal.
Nisa Farella mengungkapkan bahwa lirik dalam single Legowo adalah representasi dari proses belajar berdamai dengan perasaan.
Melalui dinamika melodi yang ekspresif, Atarayo berhasil memotret momen ketika jarak antara dua hati perlahan terkikis dalam intensitas yang tenang namun hangat.
Rumah dan Baju Barumu dari Batas Senja menggambarkan momen subtil namun mendalam ketika keterbatasan ekonomi menjadi ujian bagi sepasang kekasih.
Melalui liriknya, Wali menggunakan metafora dua peristiwa besar dalam sejarah Islam, Perang Badar dan Perang Uhud, untuk menggambarkan dinamika kehidupan masyarakat modern.
Berbeda dengan lagu religi pada umumnya yang kerap identik dengan perayaan momentum tertentu, Menuju Cahaya dari Marcell Siahaan justru menitikberatkan pada proses personal yang mendalam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved