Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DELAPAN karakter superhero buatan anak bangsa dengan sebutan Patriot Nusantara (Patrion) resmi dirilis. Menampilkan karakter layaknya power rangers dengan rincian nama Kunna, Taran, Sanu, Wabu, Kabi, Arun, Asta, dan Antis, mereka siap menjadi pahlawan fiksi yang akan mengawal masa depan generasi penerus bangsa dan kejayaan Indonesia.
Dalam perilisan pada Rabu (11/6). Kedelapan karakter superhero itu juga akan hadir dalam film layar lebar, serial animasi, dan program reguler lainnya. Para Patriot Nusantara akan hadir di berbagai platform media.
"Ini adalah tonggak awal gerakan perjuangan kami bersama dengan harapan karya-karya Patrion menjadi inspirasi dan sahabat pendamping bagi tumbuh kembang generasi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan hiburan, acara, produk dan pendidikan, yang nantinya bisa melahirkan generasi-generasi hebat di masa depan," kata Founder Patrion, Ichsan Ashadi, dalam keterangan pers, Rabu (11/6).
Lebih dari sekadar karakter super hero, Patrion pun hadir sebagai gerakan baru bertajuk Pergerakan Patriot Nusantara atau Patrion Movement, dengan tujuan membangkitkan semangat patriotisme, nasionalisme, dan kreativitas sebagai bangsa yang besar, bangsa yang bangga dengan identitas nusantara yang kaya akan budaya luhur.
Patrion Movement ini merupakan medium kolaboratif yang mengajak seluruh elemen masyarakat dari anak muda, siswa dan mahasiswa, pekerja seni, komunitas, pelaku usaha, artis dan selebritas, publik figure, pendidik, hingga aparatur pemerintahan untuk bersama-sama memperjuangkan dan memelihara nilai-nilai kebangsaan, sebagai bangsa yang berbudaya, beradab, yang memiliki kreativitas tinggi serta memperjuangkan kemajuan Indonesia dengan fokus pada Pendidikan, Budaya, dan Etika.
"Patrion Movement mengajak seluruh elemen bangsa bersatu padu untuk terlibat secara partisipatif dan kolaboratif berjuang bersama mewujudkan Indonesia Emas 2045" ujar Ichsan
Selain karakter Patrion yang merupakan bagian dari Patrion Movement, ada juga program Kunna Bercerita yang merupakan program edukasi yang memasukkan nilai-nilai budaya Nusantara, kesantunan dan adab dengan pendekatan story telling yang pada masa mendatang bakal dilaksanakan di sekolah dasar, sanggar dan fasilitas publik.
"Proses pendekatan seperti ini diharapkan bisa lebih merangkul masyarakat Indonesia dalam rangka memperkenalkan sekaligus peduli dengan kelestarian budaya," tukas Ichsan. (Z-1)
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Dalam trailer film Monster Pabrik Rambut (Sleep No More), aktor Iqbaal Ramadhan tampil sangat berbeda dari yang ditampilkan di berbagai film yang ia bintangi sebelumnya.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Berlatar di sebuah penjara di Indonesia yang dikuasai kekerasan dan ketidakadilan, Ghost in the Cell bukan sekadar film genre yang menawarkan ketegangan.
Bercinta Dengan Maut
Serial drama Korea Siren’s Kiss menyoroti kisah penuh intrik antara seorang penyelidik asuransi dan seorang perempuan misterius yang berada di pusat pusaran kematian.
Demi menghidupkan karakter utama di serial Algojo, Arya rela menghabiskan waktu selama dua bulan untuk mendalami teknik bela diri dan melakukan riset mendalam ke sisi kelam dunia jalanan.
Sejak episode perdana Shine On Me, chemistry emosional yang kuat antara keduanya menjadi daya tarik utama yang memikat penonton untuk terus mengikuti perkembangan cerita.
Serial Algojo menjadikan wilayah Jakarta Utara sebagai arena utama pertarungan moral dan fisik para karakternya.
Menyusul kesuksesan musim pertamanya, babak baru dalam kehidupan detektif Alex Cross ini dijadwalkan tayang perdana secara global pada 11 Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved