Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SUTRADARA film Tinggal Meninggal, Kristo Immanuel, menjelaskan bahwa kriteria pemilihan aktor pemeran utama, Gema, adalah keaslian dan naturalitas 'keanehan' yang dimilikinya agar karakter tersebut dapat diterima dan dihayati oleh penonton.
Kebetulan, saat audisi, aktor Omara Esteghlal terlihat berbeda dengan kebiasaannya mengemut lemon, yang menurut Kristo adalah tingkah laku yang tidak umum.
"Kan dia lagi minum teh lemon pas gue jelaskan sinopsisnya, sret sret sret, tehnya habis, biasanya orang normal sudah selesai, kan? Eh dia masih ambil tuh lemonnya yang di pinggir, terus mengemut bukan sekali doang, tapi diulang-ulang," kata Kristo, dikutip Jumat (6/6).
Melihat keunikan Omara, Kristo langsung yakin meminta Ernest untuk mengontak Omara dan bersikeras agar sang aktor tidak diganti dengan aktor lain.
Ernest sendiri mengaku heran dengan metode Kristo dalam memilih pemeran utama.
"Mana ada sih teorinya, sutradara memilih pemeran utama berdasarkan mengemut lemon," kata Ernest.
Tapi Kristo yakin dengan pilihannya itu, bahkan meskipun ia baru mengenal sang aktor yang ingin diajak bekerja sama.
Omara pun mengungkapkan bahwa saat audisi, ia hanya berusaha memerankan Gema yang disebut Kristo saat audisi sebagai 'orang aneh yang ingin dianggap aneh oleh orang-orang sekitarnya, tapi tidak bisa membuktikan keanehannya'.
Ia juga mencoba merasakan bagaimana rasanya dituduh sebagai 'pick me person' ketika ia yakin kepribadiannya memang berbeda.
Film komedi Tinggal Meninggal, yang diproduseri Ernest Prakasa dan Dipa Andika, akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia
mulai 14 Agustus.
Selain Omara Esteghlal (Gema) dan Mawar De Jongh (Kerin), film itu juga dibintangi Nirina Zubir (Mama Gema), Mario Caesar (Danu), Ardit Erwandha (Ilham), Nada Novia (Naya), dan Mukhadly Acho (Cokro). (Ant/Z-1)
Gina S Noer memaparkan bahwa film Esok Tanpa Ibu bukan sekadar cerita tentang teknologi, melainkan sebuah eksplorasi mengenai relasi kompleks antara AI, sosok ibu, dan lingkungan hidup.
Aktris utama Dian Sastrowardoyo dilaporkan mengalami insiden jatuh dari kuda saat menjalani salah satu adegan penting saat syuting film Esok Tanpa Ibu.
Sutradara Timur Bekmambetov menjelaskan bahwa MERCY dirancang untuk memadukan ketegangan cerita dengan pendekatan visual berbasis layar digital atau Screenlife.
Selain kemitraan dengan Refinery Media dari Singapura, posisi sutradara film Esok Tanpa Ibudipercayakan kepada sineas asal Malaysia, Ho Wi-ding.
Meski berhasil memecahkan rekor untuk produksi Hollywood, Zootopia 2 harus mengakui keunggulan film animasi asal Tiongkok, Ne Zha 2.
Bagi Adinia Wirasti, bioskop bukan sekadar tempat menonton, melainkan ruang refleksi bagi manusia.
Teaser Lastri: Arawah Kembang Desa menjadi pembuka yang kuat sekaligus emosional, karena menampilkan sosok almarhum Gary Iskak sebagai Turenggo, serta Hana Saraswati sebagai Lastri.
Aktor pemenang Piala Emmy, Timothy Busfield, 68, telah menjalani persidangan perdana setelah menyerahkan diri kepada pihak berwenang di Albuquerque, New Mexico.
Nopek Novian mengaku melakukan riset mendalam dengan mengamati berbagai referensi aktor yang pernah memerankan tokoh serupa, salah satunya adalah budayawan senior Sujiwo Tejo.
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Melampaui sekadar akting di depan kamera, para aktor seperti Sri Isworowati, Dodit Mulyanto, hingga Oki Rengga harus menghadapi tantangan fisik dan emosional yang cukup berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved