Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PRODUSER dari Imajinari Pictures Ernest Prakasa membahas potensi adaptasi film komedi laris asal Indonesia Agak Laen di kancah perfilman dunia ditangani oleh perusahaan film asal Korea Selatan (Korsel), Barunson E&A.
Ernest, dikutip Kamis (5/6), menjelaskan rumah produksinya, Imajinari, telah menjalin kerja sama hak cipta eksklusif dengan Barunson E&A, yang disebut memproduksi film pemenang Oscar, Parasite (2019).
"Jadi, kalau ada negara lain yang berencana mengadaptasi Agak Laen atau Tinggal Meninggal, Barunson yang akan handle," kata Ernest.
Maksud Ernest, Barunson bertindak sebagai penghubung utama bagi studio global manapun yang tertarik untuk mengadaptasi kedua film tersebut.
Meskipun belum ada kepastian mengenai tawaran adaptasi, Barunson akan menjadi pihak yang mengelola seluruh proses kalau nanti memang ada ketertarikan untuk mengadaptasi film Agak Laen di luar negeri.
"Apakah nanti akan ada yang datang dan bilang, 'Saya mau dong adaptasi?' Belum tentu ada. Tetapi, kalaupun sampai ada, mereka (Barunson E&A) yang akan handle," kata Ernest lagi.
Terkait aspek kreatif dalam adaptasi film tersebut, seperti keputusan bagaimana pakem pengambilan gambarnya, dan semacamnya, Ernest menyebut bahwa otonomi biasanya berada di tangan pihak yang mengadaptasi.
Namun, ia tidak menampik kemungkinan keterlibatan Imajinari untuk elemen-elemen cerita yang sifatnya sangat fundamental.
Penjelasan itu diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada publik mengenai mekanisme adaptasi film Indonesia di kancah global.
Adapun Agak Laen karya sutradara Muhadkly Acho merupakan judul film komedi Indonesia produksi Imajinari Pictures di 2024, yang mencapai box office dengan lebih dari 9,1 juta tiket masuk.
Sedangkan film komedi berjudul Tinggal Meninggal, yang diproduseri oleh Ernest Prakasa dan Dipa Andika akan tayang serentak di bioskop se-Indonesia mulai 14 Agustus. (Ant/Z-1)
Busana SukkhaCitta yang dipakai dalam film tersebut adalah gaun biru ikonis yang dikenakan oleh aktris Sheila Dara Aisha sebagai tokoh Sore.
Film Host yang tayang di Prime Video menjadi interpretasi sinematik pertama dari legenda Thailand tentang Mae Sue, roh penjaga bayi baru lahir.
Film Kang Solah From Kang Mak x Nenek Gayung merupakan spin-off dari film Kang Mak From Pee Mak, yang sukses besar pada 2024.
Film itu akan menyajikan cerita perjalanan hidup Aqilla setelah merelakan anak kandungnya Baskara (Faqih Alaydrus) untuk diasuh oleh pasangan Arif dan Yumna di Surakarta.
Sosok hantu yang menyeramkan itu bakal muncul di film Kang Solah From Kang Mak X Nenek Gayung, spin off dari film Kang Mak from Pee Mak.
AKTRIS Lily Collins, pemeran utama dalam serial Emily in Paris sudah terjun ke dunia hiburan sejak masih balita, tepatnya tahun 1992 saat usianya baru dua tahun.
Produser film Agak Laen dan co-founder rumah produksi Imajinari, Ernest Prakasa menjelaskan tentang kesepakatan yang dijalin bersama Barunson E&A asal Korea Selatan.
Setelah sukses besar dengan 9 juta penonton, film Agak Laen kini akan melanjutkan film kedua mereka. Film garapan Muhadkly Acho itu sudah memulai syuting.
Cerita berfokus pada empat sahabat yakni Bene, Boris, Jegel, dan Oki yang bekerja sebagai penjaga rumah hantu di sebuah pasar malam.
Sutradara Agak Laen yang juga komika, Muhadkly Acho, mengungkapkan bahwa perkembangan zaman saat ini memang sudah tidak relevan dengan komedi slapstick.
Pemenang FFI dari mulai kategori sutradara terbaik hingga Piala Antemas
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved